Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman
Kota
MEDAN| SUMUT24 Memang selagi masih berkewarganegaraan Indonesia yang sah, berhak mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Daerah dimanapun. Akan tetapi apa yang dialami Kapoldasu Paulus Waterpau yang akan sah memimpin Poldasu 1 Juli 2017 mendatang, bagaimana tugasnya nantinya di kepolisian. Sementara tahapan Pilkada bulan September ini akan dimulai, apakah dia nanti cuti?, tak ada UU yang mengaturnya, dia harus berhenti dari Kepolisian seperti yang dialami Mayor Agus Harimurti berhenti dari TNI.
Baca Juga:
“Mungkin Paulus memang sudah disiapkan jadi Gubernur sebelum memasuki pensiun nantinya. Bisa-bisa persoalan besar akan dihadapinya, dalam arti membagi tugas sebagai Kapoldasu dan cagub Papua. Dan bisa-bisa dia harus mundur nantinya bila telah memasuki tahapan Pilkada,” ujar Pengamat Sosial Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin (12/6).
Menurutnya, khabar itu memang saya dengar sudah meluas. Perwira tinggi Kepolisian yang lahir di Fakfak, Papua Barat, 25 Oktober 1964, ini, sejak 18 April 2017 yang lalu, sebelum ditunjuk menjadi Kapoldasu, telah mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri. Paulus Waterpauw berpengalaman dalam bidang intel. Jabatan sebelumnya adalah Kepala Kepolisian Daerah Papua.
Modalitas selama menjadi Kapoldasu saya kira menjadi pendorong yang kuat baginya untuk mau sebagai Gubernur di daerah asal yang pernah menjadi wilayah yang dipimpinnya.
Kini arus para pensiunan memasuki pertarungan untuk merebut jabatan tertinggi eksekutif di daerah sangat tinggi. Malah ada perwira yang masih aktif menghitung keuntungan dan memustuskan pensiun agar bisa maju pilkada.
Berdasarkan basis keahliannya sebagai intel, saya kira petinggi Polri menginginkan Paulus Waterpaw menjalankan tugasnya sampai akhir yang diinginkan, tidak berhenti karena apa pun, apalagi karena ingin mencalonkan. Mari kita bandingkan, bahwa beberapa bulan lagi tahapan pilkada serentak akan dimulai. Tentu ia akan membagi pikiran mengurus dukungan partai dan menjalankan tugas pokoknya sebagai Kapoldasu.
Bagi saya itu tak menjadi hal serius jika dilihat dari hak politik seorang warga Negara. Namun kita juga bisa memastikan bahwa Paulus Waterpau tidak akan bertugas lama di Sumut.
“Saya terkesan, sebelum Rycko, semua anggota Kepolisian yang ditugaskan mengemban jabatan Kapoldasu adalah orang-orang yang sedang memasuki masa akhir tugas sebelum pensiun. Sebetulnya ini sebuah persoalan besar,” ujar Sohibul.
Paulus Resmi Daftar Cagub Papua dari Golkar
Irjen Paulus Waterpauw resmi mendaftarkan diri jadi bakal calon Gubenur Papua dalam pilkada serentak 2018. Irjen Paulus yang telah dimutasi sebagai Kapolda Sumut, hari ini mendaftar ke DPD I Partai Golkar Papua.
“Ini sebagai bukti keseriusan Paulus Waterpauw untuk maju dalam Pilgub Papua. Kami dari Partai Golkar juga serius untuk menerima dan mau mengusung Kaka Besar,” kata Ketua Tim Pendaftaran Seleksi Calon Kepala Daerah Pilkada Serentak 2018 Partai Golkar Papua, Sefnat Masnifit, Senin (12/6).
Paulus Waterpauw yang dipanggil Kaka Besar itu tiba di Kantor Golkar Papua di Jalan Percetakan, Jayapura didampingi salah satu Tim Koalisi Harapan Baru, Vicki Abaidata.
Sefnat mengatakan, dari 7 orang yang sudah mendaftar di Golkar Papua, baru Paulus yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. Sefnat mengatakan, ada dua hal yang menjadi penilaian Golkar terhadap bakal calon kepala daerah yang mendaftar, yakni survei serta fit and proper test. Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Papua, Paskalis Kossay menyebut kedatangan Paulus Waterpauw untuk mendaftar sebagai calon gubernur Papua menjadi harapan baru bagi masyarakat Papua untuk melakukan perbaikan kesejahteraan, meningkatkan pembangunan dan keamanan.
Banyaknya bakal calon yang mendaftar di Golkar, kata Paskalis, akan semakin baik. Sebab, peluang tokoh-tokoh Papua akan memberikan inspirasi bagi rakyat Papua untuk memilih pemimpinnya.
“Semakin banyak tokoh-tokoh Papua masuk bursa gubernur tentu akan semakin banyak pilihan rakyat untuk memilih yang terbaik,” katanya.
Menurut Paskalis, Golkar Papua serius mengusung Paulus untuk Cagub Papua pada Pilkada 2018 mendatang.
Saat ini Irjen Paulus Waterpauw masih menjabat sebagai Wakabaintelkam Polri. Mantan Kapolda Papua itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri No. ST/1408/VI/2017, Paulus dimutasi menjadi Kapolda Sumut. Namun sertijab baru akan dilakukan pada Juli mendatang. (W03/R03)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman
Kota
SIMALUNGUN Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk, MA, terpilih sebagai Mudir (Ketua Harian) Jamiyyah
Umum
MAKASSAR Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi melantik jajaran Pengurus PWI Sulawesi Selatan
News
Medan sumut24.co Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta respon cepat terhadap perubahan kualitas udara, Pemerintah
kota
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
News
Dewas Penasehat ANTO GENK PENDAWA Harus Hadir Membantu Masyarakat
News
Aktivis 98 Kritik Prabowo soal Karhutla Pemilik Perusahaan Belum Tersentuh Hukum
News
Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
News
Kredit BTN Rp629,8 Miliar Diusut Polri, Siapa Bertanggung Jawab? Telusuri Aliran Dana hingga ke Akar
News
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News