Keluarga Jogja di Medan Bagikan Ribuan Takjil di Depan Manhattan Mall
Medan Sumut24.coPaguyuban Keluarga Jogja di Medan kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan takjil kepada masyarakat yang mel
News
MEDAN | SUMUT24 Peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya satu keluarga di Jalan Mangaan/Kayu Putih, Lorong Benteng, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, akibat di bantai Andi Lala CS di rekontrusi oleh pihak Tim Poldasu, Polres Belawan, Polsek Labuhan dan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Medan, Senin ( 08/5)
Baca Juga:
- Keluarga Jogja di Medan Bagikan Ribuan Takjil di Depan Manhattan Mall
- Drama Panjang KONI Padangsidimpuan Berakhir, Kursi Ketua KONI Padangsidimpuan Akhirnya Jatuh ke Hasanuddin Sianipar Resmi Pimpin Periode 2026–2030
- Sentuhan Kemanusiaan di Balik Jeruji: Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Bagikan Takjil untuk Para Tahanan
Rekonstruksi tersebut dijaga 350 personel Kepolisian dari Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dibantu personel Brimob.
Namun Keluarga korban pembunuhan sadis di jalan Bakaran Batu lingkungan XI kelurahan Mabar kecamatan Medan Deli histeris ketika melihat tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap keluarga Rianto tersebut.
Selain keluarga korban,warga yang memadati lokasi kasus pembunuhan tersebut pun turut bersorak bahkan ada juga yang memaki Andi Lala cs. Dengan menggunakan kursi roda andi lala bersama dua tersangka lain nya memasuki lokasi rekonstruksi kasus pembunuhan yang mereka lakukan.
Bahkan seorang ibu yang terlihat sangat emosi begitu melihat Andi Lala turun dari mobil tahanan milik Dit Tahti Poldasu.”Matikan aja itu,bukan manusia itu tega dia bunuh anak kecil yang gak tau apa apa,”teriak ibu itu.
Sebanyak 48 adegan diperagakan dalam rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Mabar yang dilakukan oleh Andi Lala Cs.
Dari rekonstruksi itu terungkap bahwa Andi Lala memang eksekutor tunggal. Karena hanya Andi Lala yang masuk ke dalam rumah untuk menghabisi Riyanto sekeluarga.
“Dari 48 adegan ada dua lagi yang belum terlaksana. Karena kondisi di TKP sudah tidak memungkinkan. Kerumunan massa sudah tidak kondusif,†kata Kasubdit III Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu.
Rencananya dua adegan yang belum terlaksana akan dilakukan di Mapolda Sumut. Rekonstruksi juga dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan penasehat hukum dan bersama 2 tersangka lain, yakni Andi Saputra (27) dan Roni (21).
Dua adegan yang belum diperagakan oleh Andi Lala adalah saat dimana dia mengambil besi seberat 15 kilogram yang digunakan untuk menghabisi korban.
Adegan inti dalam kasus itu adalah saat Andi Lala menghabisi nyawa Riyanto dan keluarga. Setelah menghabisi nyawa Riyanto, Andi Lala meminta agar tersangka Andi Sahputra dan Roni memutar mobil.
Namun saat itu anggota keluarga yang lain terbangun sehingga Andi lala langsung menganiaya korban lainnya hingga tewas.
Suasana rekonstruksi berjalan riuh , lantaran masyarakat yang berada di lokasi geram ingin mengakiminya dan Polisi kesulitan saat membawa Andi Lala Cs keluar dari lokasi. (C02)
Medan Sumut24.coPaguyuban Keluarga Jogja di Medan kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan takjil kepada masyarakat yang mel
News
Drama Panjang KONI Padangsidimpuan Berakhir, Kursi Ketua KONI Padangsidimpuan Akhirnya Jatuh ke Hasanuddin Sianipar Resmi Pimpin Periode 202
kota
Sentuhan Kemanusiaan di Balik Jeruji Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Bagikan Takjil untuk Para Tahanan
kota
Aksi Ramadhan Polsek Batunadua Bersama Pemuda dan Mahasiswa, Takjil Dibagikan ke Pengendara
kota
Gerakan Pangan Murah Polri Digelar, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Bantu Warga Dapat Beras Harga Terjangkau
kota
Aksi Kejarkejaran! Polres Padangsidimpuan Ringkus Residivis Narkoba di di Wek IV
kota
Wabup Madina Atika Azmi Beri Contoh Nyata, Pekarangan Rumah Disulap Jadi Kebun Jagung Guna Tekan Inflasi
kota
Buka Puasa Bersama Ormas dan OKP, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Bangkit Pasca Bencana di Tapsel
kota
Rambin Rusak di Sipogu Jadi Sorotan, Bupati Saipullah Nasution Instruksikan PUPR Segera Turun Tangan
kota
Pesan Tegas Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Lantik Pj Sekda Tingkatkan Profesionalisme Dalam Bekerja!
kota