Jumat, 01 Mei 2026

Buka Puasa Bersama Ormas dan OKP, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Bangkit Pasca Bencana di Tapsel

Administrator - Sabtu, 14 Maret 2026 23:09 WIB
Buka Puasa Bersama Ormas dan OKP, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Bangkit Pasca Bencana di Tapsel
Istimewa
Baca Juga:

Tapsel | Sumut24.co

Suasana penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP). Acara tersebut berlangsung di Masjid Syahrun Nur, Sipirok, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah, terutama setelah Tapanuli Selatan menghadapi berbagai tantangan pasca bencana yang terjadi tahun lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan saat ini tengah menjalankan rangkaian Safari Ramadhan ke seluruh kecamatan di wilayah Tapsel. Program tersebut bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga di berbagai daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ormas dan OKP yang selama ini aktif membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana di wilayah Tapanuli Selatan.

"Terima kasih kepada seluruh organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang selalu hadir membantu masyarakat, terutama ketika Tapanuli Selatan menghadapi masa-masa sulit akibat bencana," ujar Gus Irawan.

Menurutnya, tahun 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi Tapanuli Selatan setelah bencana besar yang terjadi pada 25 November lalu. Bencana tersebut memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Berdasarkan hasil kajian R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana), tercatat lebih dari 3.000 hektare lahan persawahan mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Tidak hanya itu, kerusakan juga terjadi pada ribuan rumah warga.

"Data yang kami terima menunjukkan ada 2.146 unit rumah masyarakat terdampak, dengan rincian 188 rumah rusak ringan, 126 rusak sedang, dan 1.832 rusak berat," jelasnya.

Selain kerusakan fisik, bencana tersebut juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Diperkirakan sekitar 7.000 jiwa warga Tapanuli Selatan terdampak bencana tersebut.

Di sektor ekonomi, dampak juga dirasakan oleh ribuan masyarakat yang memiliki kewajiban kredit perbankan. Tercatat lebih dari 6.000 debitur Bank Rakyat Indonesia (BRI) turut merasakan dampak dari bencana tersebut.

Gus Irawan menambahkan bahwa sebelum bencana besar melanda pada November 2025, kondisi ekonomi Tapanuli Selatan sebenarnya berada dalam situasi yang cukup stabil.

Namun setelah bencana terjadi, sejumlah indikator makro ekonomi mengalami tekanan. Pada triwulan IV tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Tapanuli Selatan tercatat menurun hingga berada di angka 2,4 persen.

Meski demikian, secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi Tapanuli Selatan pada akhir tahun 2025 masih berada di angka 4,39 persen.

Melalui kegiatan silaturahmi seperti buka puasa bersama ini, pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan generasi muda dapat terus terjaga.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Tanjungbalai Buka MTQ ke-58, Tekankan Penguatan Generasi Qur’ani
Siap Beribadah, 247 Jemaah Calon Haji Asahan Jalani Tes Kebugaran Jasmani
MTQN ke-57 Kabupaten Asahan Resmi Dibuka, 853 Peserta Siap Bersaing
Dengan Peserta Paskibra 2026, Muhammad Fadli Abdina Tekankan Integritas
Jurnalis FC Sergai Buka Piala Gubsu 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas PFI, Siap Duel Lawan FORWAKUM FC
Wabup Adlin Tambunan Buka Kegiatan Supervisi TP PKK Sumut di Sergai
komentar
beritaTerbaru