Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Diburu Sampai ke JambiPolda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
kota
Sumsel | SUMUT24 Divisi Propam Mabes Polri resmi menahan 7 perwira menengah (Pamen) dan 1 PNS Polda Sumatera Selatan (Sumsel), terkait dugaan pungli penerimaan calon brigadir polisi tahun 2016 dan sekolah inspektur polisi sumber sarjana (SIPSS) tahun angkatan 2017.
Baca Juga:
Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penahanan itu dilakukan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. “Ya, itu sudah dilakukan penahanan dalam kaitan penyelidikan kasus adanya suap,” ujarnya, Senin (3/4).
Kasus dugaan pungli miliaran rupiah itu, lanjut Martinus, resmi ditangani Propam Mabes Polri, hanya kemudian dititipkan ke tahanan Polda Sumsel. “Oleh Propam Mabes Polri, dititipkan di polda tentu ada proses yang akan dilakukan,” tambahnya.
Martinus enggan merinci lebih jauh penanganan kasus itu. Namun, kata dia, mereka yang diketahui melakukan pungli sedang diperiksa kode etik. “Saat ini masih diajukan kode etik dan sisi disiplinnya. Mengenai apakah ini merupakan suatu pidana, tentu akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.
Seperti diketahui, terkait dugaan pungli itu barang bukti berupa uang sebesar Rp4,784 miliar diduga hasil pungli turut disita. Delapan terperiksa di antaranya, Kombes Pol SS, AKBP SF, AKBP EK, AKBP TD, AKBP DDP, Kompol MS, Brigadir LF dan seorang PNS berinisial FT.
Selain uang, petugas juga mengamankan beberapa bukti lain, seperti buku tabungan, BPKB mobil BMW, BPKB sepeda motor yang diduga hasil pembelian dari pungli seleksi calon Polri, data komputer dan ponsel.
Saat dikonfirmasi, Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Achmad Nurda Alamsyah membenarkan pemeriksaan tersebut. “Belum lengkap, sekarang masih diperiksa,†ungkapnya. Saat ini jumlah terperiksa dugaan pungutan liar dalam penerimaan anggota polisi bertambah menjadi 15 orang. Tim Mabes Polri hingga kini masih melakukan pemeriksaan di Mapolda Sumsel. Kapolda Sumsel, Irjen Agung Budi Maryoto mengungkapkan, 15 terperiksa itu mulai berpangkat Komisaris Besar, AKBP, Komisaris Polisi, Brigadir, dan pegawai negeri sipil (PNS). Jumlah ini bertambah dari pemeriksaan awal yang hanya delapan orang. “Ada 15 terperiksa, sekarang masih berlangsung,” ungkapnya.
Dari pemeriksaan itu, kata dia, tim menyita uang sebesar Rp6,7 miliar atau bertambah dari sebanyak Rp4,78 miliar. Selain itu, diamankan beberapa bukti lain, seperti buku tabungan, BPKB mobil BMW, BPKB sepeda motor yang diduga hasil pembelian dari seleksi, data komputer dan ponsel.
“Ditanyain uangnya mana, ada yang disimpan di bank, ada yang dibelikan motor, semuanya sudah disita. Sehingga terkumpul Rp 6,7 miliar,” ujarnya.
Jika terbukti bersalah, sambung Agung, pihaknya tak segan akan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya. Sebab, hal itu telah menjadi instruksi Kapolri untuk memberantas pungli dalam penerimaan polisi.
“Sanksi pemberhentian (tidak hormat) bisa kita berikan, tunggu hasil sidang disiplin nanti,” pungkasnya. (int)
Diburu Sampai ke JambiPolda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
kota
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
kota
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
kota
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur&rsquoan
kota
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
kota
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
kota
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News