Baca Juga:
ASAHAN I SUMUT24.co
Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) yang dicurahkan dalam kegiatan Proyek Peningkatan Ruas Jalan Meranti (Simpang Ahi – Rene Mas) No Ruas 156 Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, sebesar Rp 3.907.050.835, 31.- dikerjakan PT. Bangkit Citra Abadi diduga asal siap.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris AWPI Kab. Asahan, T.Simajuntak, Senin (24/10/2022), bahwa dilihat dari pekerjaan proyek yang menelan anggaran milyaran tersebut diduga asal asalan yang penting siap (selesai dikerjakan,red).
“Entah sudah siap, atau pun belum selesai, namun sangatlah prihatin melihat pekerjaan peningkatan ruas jalan meranti (simp ahi – rene mas) yang mana dananya hampir 4 milyaran rupiah, tetapi dilokasi situasi pekerjaan diduga asal siap, dan asal asalan karena diduga tidak sesuai anggaran dengan fisik yang dikerjakan”, ucap T.Simanjuntak.
Masih kata T.Simanjuntak, bahwa didalam pekerjaan proyek peningkatan ruas jalan meranti (simp ahi – rene mas) diduga menggunakan base course ‘S’ yang mana batu base course S memiliki rentang ukuran paling besar atau batu 100 mm atau Lapisan Atas Agregat C (LPS), biasanya digunakan pada penggurugan pondasi yang tidak memiliki beban karena jenis batuannya adalah Andesit atau Tanah.
“Saya menduga base course yang digunakan atau yang dihampar adalah base course S, dengan mengunakan Motor Grader untuk penghamparan material agregat dan meratakan saja, dan tidak digilas Vibrator Compactor Roller memiliki kapasitas 8 ton sebagai alat untuk memadatkan material, karena dilokasi jalan bergelombang dan berombak serta retak retak diduga hotmix saat dihampar dingin”, ucap T.Simanjuntak.
Lanjutnya, “harapan, penegak hukum memeriksa pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan Meranti (Simpang Ahi – Rene Mas) dan memanggil PPK, PPTK, Pengawas serta Kepala Dinas PUPR karena diduga kegiatan tersebut ada unsur KKN didalamnya, sebab Anggarannya sangatlah fantastik”, ungkapnya.
Kemudian Awak Media coba menghubungi PPK melalui Via WhatsApp (WA), namun hanya dijawab, “Abg ppk nya…”, tulis HM,Rambe. (tim)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News