H. Ruslan: Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- H. Ruslan: Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
- Khidmat HUT ke-81 RI di SMP-SMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercita-cita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
- Emak-Emak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
Kasus dugaan adanya penyelewengan dana pengadaan obat-obatan di Rumah Sakit Haji Medan senilai Rp19 miliar. “Harus menjadi perhatian serius Penegak Hukum baik pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) maupun Poldasu. Hal ini berkaitan dengan hajat hidup banyak masyarakat yang sakit,” tegas Ketua TPM Kota Medan, Mahmud Irsyad Lubis kepada SUMUT24, Rabu (15/3).
Lebih lanjut dikatakannya, pihak penegak hukum tidak perlu ragu untuk melakukan penggeledahan atau penyelidikan atas kasus tersebut, jika sudah ada yang mengajukan bukti-bukti kuat adanya dugaan korupsi di tubuh Rumah Sakit tersebut.
“Sudah ada laporan dari masyarakat, bukti sudah diberikan. Kejatisu atau kepolisian harus bisa turun dan memulai penyelidikan. Karena kalau kasus seperti ini dilama-lamakan bisa hilang bukti-buktinya,” ujar Irsyad.
Apalagi, tegas Mahmud Irsyad Lubis, berita beredar jika pengadaan obat-obat tidak diperuntukan bagi masyarakat yang berobat, hal itu tentu saja sudah sebagai pelanggaran.
Ia pun berharap kepada Kejatisu maupun pihak Kepolisian untuk segera melakukan pengusutan. “Biar kasus ini terang benarang. ada gak unsur pidana dalam kasus itu,” ujar Irsyad.
Sebelumnnya, Direktur Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi) Saifuddin Otti Batubara kepada SUMUT24, mengatakan Rumah Sakit Haji Medan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dicurigai banyak permasalahan. Seperti halnya untuk pengadaan obat-obatan diduga banyak diselewengkan.
“Terbukti masih banyak masyarakat yang berobat tidak mendapat pelayanan obat di RS Haji Medan, karena hanya di beri resep dan masyarakat disuruh mencari obat diluar. Berarti jelas adanya dugaan penyelewengan obat-obatan di RS Haji Medan milik Pemprovsu tersebut,” tegas Direktur Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi) Saifuddin Otti Batubara.
LSM Barapaksi juga menjelaskan, latar belakang diadakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah untuk peningkatan pelayanan dan efisiensi anggaran, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.
“Dari uraian tersebut terungkap banyak keuntungan yang dimiliki oleh instansi Pemerintah dengan status BLU atau BLUD,” tegas Saifuddin Otti.
Dalam kesempatan ini juga, “DPP LSM Barapaksi meminta instansi hukum agar dapat memeriksa alur pengelolaan dana BLUD Rumah Sakit Haji Medan supaya penggunaan dana tersebut tepat sasaran berguna bagi yang membutuhkan. Kita yakini kalau dana BLUD tersebut telah dijalankan sesuai aturan dan peruntukannnya sudah pasti hasilnya akan mendukung program Sumut Paten seperti yang dicanangkan Gubernur Sumut,” ujar Otti Batubara.(R06)
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tanjungbalai berlangsung me
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Sebanyak 638 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (TBA) menerima remisi umum
News