Minggu, 28 Juni 2026

Shohibul: Kok Hanya Islam, Soal Sertifikasi Ustadz

Administrator - Senin, 13 Februari 2017 12:45 WIB
Shohibul: Kok Hanya Islam, Soal Sertifikasi Ustadz

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Sertifikasi atau standarisasi terhadap ulama atau para ustadz adalah sesuatu hal yang membuat kita bertanya-tanya. Apa sebenarnya mau pemerintah terhadap para ustadz dan ulama, sampai-sampai mau disertifikasi.

“Seharusnya pemerintah berlaku adil kepada masyarakat Indonesia. Yang anehnya kok hanya untuk umat Islam diterapkan nantinya,” tegas Pengamat Sosial Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin (13/2).

Menurutnya, sebenarnya habis energi negara ke situ. Mengapa ya? Rupanya begitu kuat kesimpulan mereka tentang komunitas Islam sebagai ancaman dan secara anatomis para ustazd dianggap begitu strategis perannya.

“Mengapa hanya Islam? Ya, karena pemerintahan yang sejarah tak mengenal Islam atau bahkan menganggap Islam berbahaya. Pemerintah kita mungkin lupa andil besar umat Islam di Indonesia. Saya tak akan heran jika semua pemuka agama di Indonesia ini didata dengan perlakuan yang sama,” tegas Sohibul Anshor.

Masih lanjut Sohibul, “Tindakan ini akan melahirkan akumulasi ketakpuasan. Tampaknya pemerintah merasa tak keberatan bila dianggap ‘musuh’ oleh umat Islam,” tegas Sohibul.

“Janganlah terlalu tendensius kepada umat Islam, karena bagaimanapun juga umat Islam sangat menentukan dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari berbagai rongrongan para penjajah,” imbuhnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Semangat ‘Tampakna do Rantosna’, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
Modus Check-in Hotel Sindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
komentar
beritaTerbaru