Sabtu, 17 Oktober 2026

Pemerintah Tak Siap Dikritik, Soal Ustadz Disertifikasi

Administrator - Minggu, 12 Februari 2017 19:34 WIB
Pemerintah Tak Siap Dikritik, Soal Ustadz Disertifikasi

MEDAN | SUMUT24 Adanya niat pemerintah melalui Menteri Agama terkait akan disertifikasinya ustadz ataupun ulama adalah perbuatan yang mengada-ada dan ketakutan-ketakutan tanpa alasan yang jelas. “Itu artinya pemerintah tidak siap dikritik,” tegas Koordinator Nasional Relawan Bertuhan Safrizal Elbatubara kepada Wartawan, Minggu (12/2).

Baca Juga:

Menurutnya, Ustadz itu adalah pemberi pencerahan bagi umat muslim, bukan sebagai provokator apalagi makar. “Jadi siapa lagi yang menasehati umat muslim ini kalau bukan ulama dan ustadz,” tegasnya.

Sebaiknya, Pemerintah atau Menag mengurungkan niatnya untuk mensertifikasi ulama karena tindakan tersebut dapat memecah persatuan dan kesatuan, kenapa Islam saja yang menjadi sorotan sementara agama di Indonesia banyak.

“Tak pernah saya dengar ustadz ataupun ulama yang mengajarkan yang tidak baik kepada umatnya, karena itu bertentangan dengan ajaran agama Islam. Masyarakatpun saat ini sudah jeli dan bisa memfilter khotbah ataupun ceramah para ustadz dan ulama. Kalau memang kira-kira tak benar isi dakwah nya, sanksi sosial dari jamaah pasti ada dan bukan dari pemeritah,” tegasnya.

Lebih lanjut Safrizal, tonggak negeri ini ada empat. Pertama ilmu ulama (ini peringkat tertinggi), kedua Keadilan pemimpin ini yang jauh panggang dari api. Ketiga, kedermawanan orang kaya. Ia dermawan depan kamera dan jepretan pers. Tinggal terakhirlah doa para fakir miskin.

“Jadi tinggal dua kekuatan Indonesia ulama yang berilmu hikmah dan haq serta doa fakir miskin,” ucap Safrizal yang juga inisiator pendeklarasian Nahdlatut Fuqara.

“Sama siapa lagi umat islam percaya kalau tidak sama ulama dan ustadz. Jadi sebaiknya pemerintah jangan campur adukkan politik dengan agama, karena berdampak bagi kelangsungan kurukunan antar umat beragama,” kata Safrizal. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Solok Serahkan Reward kepada 187 Petugas Satpol PP dan Damkar
Sarang Narkoba Mencirim Digerebek Bandar Diringkus, Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Suling Perdana Kapolda Sumut, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
komentar
beritaTerbaru