Agung S Pratama Korban Penggelapan Mobil Miliknya Minta Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku
Medan sumut24.co Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Kondisi ini yg dialami, Agung Septia Pratama warga Jln Alumunium I
Hukum
MEDAN | SUMUT24 Adanya niat pemerintah melalui Menteri Agama terkait akan disertifikasinya ustadz ataupun ulama adalah perbuatan yang mengada-ada dan ketakutan-ketakutan tanpa alasan yang jelas. “Itu artinya pemerintah tidak siap dikritik,” tegas Koordinator Nasional Relawan Bertuhan Safrizal Elbatubara kepada Wartawan, Minggu (12/2).
Baca Juga:
Menurutnya, Ustadz itu adalah pemberi pencerahan bagi umat muslim, bukan sebagai provokator apalagi makar. “Jadi siapa lagi yang menasehati umat muslim ini kalau bukan ulama dan ustadz,” tegasnya.
Sebaiknya, Pemerintah atau Menag mengurungkan niatnya untuk mensertifikasi ulama karena tindakan tersebut dapat memecah persatuan dan kesatuan, kenapa Islam saja yang menjadi sorotan sementara agama di Indonesia banyak.
“Tak pernah saya dengar ustadz ataupun ulama yang mengajarkan yang tidak baik kepada umatnya, karena itu bertentangan dengan ajaran agama Islam. Masyarakatpun saat ini sudah jeli dan bisa memfilter khotbah ataupun ceramah para ustadz dan ulama. Kalau memang kira-kira tak benar isi dakwah nya, sanksi sosial dari jamaah pasti ada dan bukan dari pemeritah,” tegasnya.
Lebih lanjut Safrizal, tonggak negeri ini ada empat. Pertama ilmu ulama (ini peringkat tertinggi), kedua Keadilan pemimpin ini yang jauh panggang dari api. Ketiga, kedermawanan orang kaya. Ia dermawan depan kamera dan jepretan pers. Tinggal terakhirlah doa para fakir miskin.
“Jadi tinggal dua kekuatan Indonesia ulama yang berilmu hikmah dan haq serta doa fakir miskin,” ucap Safrizal yang juga inisiator pendeklarasian Nahdlatut Fuqara.
“Sama siapa lagi umat islam percaya kalau tidak sama ulama dan ustadz. Jadi sebaiknya pemerintah jangan campur adukkan politik dengan agama, karena berdampak bagi kelangsungan kurukunan antar umat beragama,” kata Safrizal. (W03)
Medan sumut24.co Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Kondisi ini yg dialami, Agung Septia Pratama warga Jln Alumunium I
Hukum
Hingga H1 Hari Kemerdekaan RI ke81, Jasa Marga Catat Lebih Dari 400 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Sebanyak 1.360 Peserta, Semarakkan Road to Police Women Run 2026
kota
Hasto Kristiyanto Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir Harus Menjadi Rumah Rakyat
kota
BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah
kota
Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan
kota
HUT RI ke81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
kota
Medan sumut24.co Warga Komplek Perum Jalan Paku Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan memeriahkan HUT RI ke
kota
Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo
kota
MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah
News