Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta jangan memarginalkan sektor pertanian. Harus ada perubahan yang signifikan terhadap kontribusi pertumbuhan pada sektor pertanian dengan mengoptimalkan kinerja RAPBD 2017 yang lebih berkualitas.
“Masukan dan dorongan untuk memberikan perhatian lebih kepada sektor pertanian yang menjadi tambatan kehidupan masyarakat Sumut hampir 40 persen, telah banyak diberikan. Namun langkah nyata untuk itu belum terwujud,†ujar Rinawati Sianturi anggota DPRD Sumut, saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi Partai Hanura terhadap Ranperda tentang APBD Sumut TA 2017, dalam rapat paripurna DPRD Sumut Rabu(18/1).
Indikator makro yang cenderung baik, lanjutnya, tidak boleh melenakan kita dari hakekat pembangunan yang harus menyentuh masyarakat mayoritas. Karenanya, Pemprovsu harus berani menggunakan nilai tukar petani (NTP) dan kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi sebagai tolak ukur.
Legislatif Partai Hanura dari dapil Sumut X yang kini duduk sebagai anggota di Komisi E DPRD Sumut juga menyampaikan, setelah membaca dan mencermati secara seksama nota keuangan beserta penjabaran APBD TA 2017, laporan komisi dan banggar terhadap pembahasan RAPBD Provsu TA 2017, Fraksi HANURA DPRD SU menilai, sebenarnya Provsu dapat berkonsentrasi pada sektor pertanian. Dengan harapan, pertumbuhan di sektor ini , bisa tumbuh lebih baik dan signifikan.
“Karena, pertumbuhan di sektor pertanian ini, akan memiliki pengaruh terhadap pengurangan pengangguran dan kemiskinan di provinsi Sumut,â€terangnya.
Sebaliknya, jika pertumbuhan di sektor pertanian ini berjalan lambat, tidak hanya berdampak pada upaya kita dalam menanggulangi pengangguran dan kemiskinan. Yang paling prinsip juga akan menjauhkan pemerintah daerah pada visi dan misi pembangunan di Sumut itu sendiri.
“Pemerintahan provinsi tidak memiliki grand design memajukan sektor pertanian selama empat tahun terakhir. Struktur pertumbuhan dan pembangunan Sumut masih sangat konservatif. Tidak ada terobosan kebijakan yang progresif dan berpihak kepada sektor pertanian dan para petani,â€terangnya. (W01)
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News