MEDAN | SUMUT24
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengimbau kepada mahasiswa agar menyampaikan aspirasinya dengan cara bermartabat.
Baca Juga:
Himbauan ini disampaikannya ketika ditanya wartawan mengenai informasi adanya aksi unjuk rasa yang digelar, Kamis (12/1), memprotes naiknya berbagai tarif listrik, BBM, hingga PNPB.
Polda Sumut menyiagakan 590 personel untuk mem-back up Polrestabes Medan dalam mengamankan unjukrasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah elemen mahasiswa lainnya yang akan digelar Kamis (12/1).
“Pada hari Kamis tanggal 12 Januari 2017, rencananya akan ada kegiatan unjuk rasa yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Untuk mengantisipasi kegiatan unjuk rasa tersebut Polda Sumut akan mem-BKO-kan personel Polda Sumut sebanyak 590 personel untuk mem-back up Polrestabes Medan,†terang Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Rabu (11/1).
Unjukrasa sejumlah elemen mahasiswa di antaranya, BEM USU, HMI, PMII dan KAHMI yang diperkirakan berjumlah 600 orang. Mereka nantinya akan menyasar 8 titik di Kota Medan untuk menyampaikan orasi.
“Unjuk rasa BEM tersebut rencananya ada 8 lokasi, yakni Bundaran Majestik, Samsat Medan Selatan, Samsat Putri Hijau, Mapolda Sumut, Lapangan Merdeka, Kampus USU, Kantor Gubernur Sumut dan DPRD Sumut,†sebutnya.
Lebih lanjut, kata Nainggolan, yang menjadi tuntutan mahasiswa dalam melakukan unjukrasa adalah soal naiknya tarif listrik, STNK dan BBNKB dan kenaikan BBM.(W08)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News