Jumat, 14 Agustus 2026

PLN Selalu Rugikan Konsumen Lakukan Pemutusan Listrik Semena-Mena

Administrator - Rabu, 11 Januari 2017 12:22 WIB
PLN Selalu Rugikan Konsumen Lakukan Pemutusan Listrik Semena-Mena

MEDAN|SUMUT24 Sekertaris Lembaga Advokasi ddan Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumut, Padian Adi S Siregar menyatakan, sebagai operator tunggal distribusi listrik terhadap pelanggan, PLN sering melakukan tindakan semena-mena menempatkan konsumen sebagai pihak yang dirugikan. Dan tidak dapat melakukan perlawanan serta pembelaan. Dengan terpaksa, konsumen harus menerima tindakan mal administrasi PLN. Karena, di satu sisi konsumen membutuhkan listrik, dan hanya PLN yang menyediakan.

Baca Juga:

“Tindakan sepihak PLN yang terjadi adalah melakukan justifikasi terhadap konsumen, bahwa konsumen melakukan pelanggaran. Apakah dituduh tidak membayar tagihan listrik, atau dituduh mencuri listrik,” tegas Padian Adi S Siregar kepada SUMTU24, Rabu (11/1).

Menurut Padian, tindakan PLN yang tidak diterima konsumen karena merugikan dan tidak berdasar, melainkan hanya pembenaran sepihak dari PLN, yaitu memutus aliran listrik di persil konsumen, sampai konsumen membayar tagihan susulan yang jumlahnya irrasional hingga puluhan juta rupiah. “Konsumen harus melakukan upaya perlawanan terhadap tindakan pemutusan yang dilakukan PLN dengan alasan mengada-ada.Dan tindakan sepihak menurut versi PLN sendiri,” tegasnya.

Tidak adanya SOP jelas yang dilakukan PLN dalam memutus aliran listrik konsumen, yang meliputi perhitungan tagihan susulan akibat pencurian listrik, lanjutnya, seringkali menimbulkan kerusakan setelah dilaporkan ke PLN. Akan tetapi, PLN tidak kunjung memperbaikinya hingga petugas P2TL datang, dan menuduh konsumen melakukan pencurian arus listrik.

Padahal, sambungnya, kerusakan yang diakibatkan ke arus perangkat sambungan atau kerusakan dilakukan petugas PLN ketika melakukan sambungan. “PLN tidak bisa dibiarkan terus menerus lempar tanggungjawab dengan melakukan pemutusan sambungan listrik akibat kelalaian, dan kelemahan sistem PLN sendiri,” tegas Padian.

Sementara itu, Staf Bagian Keberatan PLN Cabang Medan, Maringan Siagian yang dikonfirmasi SUMUT24, kemarin mengatakan, pemutusan arus listrik yang dilakukan PLN disebabkan banyaknya bukti bukti bahwa pelanggan memang melakukan pecurian. Sehingga bagian keberatan tidak dapat mengabulkan permohonan dari pelanggan PLN. (W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
PLN dan Pemkot Subulussalam Perkuat Sinergi Percepat Pembangunan PLTA Kumbih 3
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan: Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan
Perkuat Keamanan Infrastruktur Ketenagalistrikan, PLN dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi
Makin Mudah Merencanakan Perjalanan, Bluebird Perluas Akses Digital Goldenbird via MyBluebird dan Web Reservation
komentar
beritaTerbaru