KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.Co Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara, merilis kasus begal yang terjadi di Jalan Pabrik Tenun, Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan , Senin, (4/7/2022) lalu.
Ada 7 tersangka kasus begal yang kita amankan diantranya adalah, ST (17) dan RF (16), Jh (25), Fr (19) dan Re (19) Du masih nak dibawah umur ujar, Direktur Krimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Herwansyah, Kasubdit III Jatanras Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara, Kasatres Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa dan Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar dalam pers rilisnya didepan Gedung Ditkrimum Polda Sumut, Selasa (12/0722) pukul 18.30 malam.
Kombes Tatan mengatakan selain dari 5 pelaku penganiayaan oleh Genk motor yang diamankan masih ada pelaku penyerangan ibu Misna (54) lainnya yang masih dalam pengejaran polisi. Ada beberapa pelaku Genk motor yang sudah kita ketahui identitas nya belum berhasil ditangkap. Kami peringtankan dengan tegas agar pelaku segera menyerahkan diri. Kami tidak segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur apa bila tidak segera menyerahkan diri. Imbuh Tatan.
“Kita menangkap kelima tersangka dari sejumlah lokasi di Medan dan sekitarnya. Kelima tersangka ditangkap berikut barang bukti dua unit sepeda motor, 3 pucuk senjata tajam jenis parang, sebilah pedang dan satu gergaji dan 3 buah batu,” kata mantan Kabid Humas Polda Sumut ini.
“Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa menambahkan, pihak kepolisian masih mengembangkan penyelidikan atas kasus penyerangan itu. Polisi juga sudah mengantongi identitas lima tersangka lain yang kini masih dalam pengejaran. “Kami minta lima tersangka lain yang terlibat dalam penyerangan itu untuk segera menyerahkan diri ke kantor Polisi terdekat. Perlu mereka ketahui bahwa kami akan terus mengejar mereka karena kasus kejahatan jalanan seperti aksi penyerangan geng motor ini sudah sangat meresahkan dan kini menjadi atensi kita di Polri,” Jelasnya.
Insiden penyerangan itu terjadi pada Senin, 4 Juli 2022 dini hari. Saat itu korban Misna tengah membeli pulsa di salah satu konter yang ada di Jalan Pabrik Tenun. Di saat bersamaan, ada komplotan geng motor yang menggunakan 6 unit sepeda motor, melakukan penyerangan terhadap sejumlah pengendara motor yang berada di depan korban. Korban pun tak bisa mengelak dari batu yang dilemparkan komplotan geng motor itu.
Korban mengalami luka cukup parah di bagian mata hingga harus menjalani operasi dan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut. Tutup nya.(W05)
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota