KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Jakarta | Sumut24.co
Baca Juga:
Suasana getir merebak di aula Koperasi Primer TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Tj. Priok Jakarta Utara saat membahas isu adanya rwmcana pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi yang menjadi legalitas keberadaan Koperasi TKBM. Mereka sangat khawatir akan menjadi lebih menderita atau bahkan menjadi pengangguran bila pencabutan itu dilakukan.
Namun para pimpinan dari 7 (tujuh) Serikat Pekerja yang menaungi lebih dari 2200 pekerja/buruh bongkar muat di pelabuhan itu sedikit terobati dengan kehadiran Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, hari ini, Jumat (8/7/22).
Semua keluh kesah disampaikan langsung oleh para pimpinan SP/SB Tj. Priok kepada Jumhur termasuk dari Ketua Primer Koperasinya Asep Slamet. Para Pekerja TKBM resah dengan rencana Pemerintah menghapus eksistensi Koperasi TKBM. “Saya pastikan bahwa saya dan 17 Federasi yang bernaung dalam KSPSI serta para Pimpinan Serikat Buruh/Pekerja lainnya di tingkat nasional adalah bersama dengan saudara-saudara menolak pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi yang akan menghapus eksistensi TKBM ini”, tegas Jumhur disambut hiruk pikuk para pimpinan serikat pekerja dan mandor TKBM Tj. Priok
Kemudian Jumhur kembali menegaskan tidaklah boleh di negara Pancasila ini pekerja yang aktif di lingkungan negara dalam hal ini PT. PELINDO hidup dalam ketidakpastian dan kesejahteraan yang rendah. “Kita menolak eksploitasi manusia oleh manusia dan kita juga menolak eksploitasi manusia oleh negara dalam hal ini PELINDO. Mereka telah berjasa lebih dari 40 tahun memperlancar arus barang yang nilainya puluhan ribu trilyun selama ini harusnya mendapat kepastian kerja dan bisa menikmati masa pensiun yang layak bagi kemanusiaan”, ungkap Jumhur penuh haru.
Seperti diketahui selama ini para pensiunan pekerja TKBM tidak mendapat pesangon yang layak saat mereka purna bakti yaitu hanya dapat Rp. 30 juta bahkan kurang, padahal telah bekerja lebih dari 30 tahun.
Selanjutnya, Jumhur juga menekankan bahwa kekuatan kaum buruh itu pada kekompakannya. Bila satu sektor buruh disakiti maka sektor yang lainpun akan merasa sakit. “Karena itu tetaplah jaga kekompakan dan jangan sampai ada londo-londo ireng yang memecah belah kekompakan kaum buruh”, pungkas Jumhur mengakhiri dialog.rel
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota