Jumat, 15 Mei 2026

Sutedjo Beli Jabatan Dirut PDAM Tirtanadi Rp3,5 Miliar

Administrator - Kamis, 15 Desember 2016 02:00 WIB
Sutedjo Beli Jabatan Dirut PDAM Tirtanadi Rp3,5 Miliar

MEDAN|SUMUT24

Baca Juga:

Sutedi Raharjo diduga telah membeli jabatan Direktur PDAM Tirtanadi Sumut dengan cara melakukan suap sebesar Rp3,5 miliar. Dan uang itu dikatakan diperoleh Sutedi dari seorang pria keturunan China bernama David. Selanjutnya mengalir kepada seorang oknum yang saat ini duduk sebagai Dewan Pengawas di PDAM Tirtanadi, dan kemudian disetor kepada salah seorang oknum politisi di DPRD Sumut. Tudingan itu ditegaskan Pimpinan Aksi, Amsal Parulian saat berorasi bersama massa Sapma Laskar Merah Putih, di depan kantor PDAM Tirtanadi, Jalan SM Raja Medan, Rabu (14/12).

Selain mengungkap dugaan kebobrokan Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo dalam memperoleh jabatannya, aksi demo itu juga menyoroti kasus dugaan suap untuk mendapatkan jabatan direksi PDAM Tirtanadi Sumut.

Meski hingga saat ini belum ada tindak lanjut hasil pemeriksaan yang sebelumnya telah dilakukan oleh penyidik KPK. Namun, penyidik KPK telah memeriksa sejumlah saksi terkait dengan kasus suap untuk mendapat jabatan ini. Salah satu yang sudah diperiksa itu adalah, seorang Direksi bernama Arif Haryadian.

“Ini menjadi bukti nyata, adanya dugaan suap untuk mendapatkan jabatan Direksi di PDAM Tirtanadi,” tegas Amsal.

Dikatakannya, Arif Haryadian sudah diperiksa oleh penyidik KPK sebelumnya sebanyak 3 kali. Masing-masing di Polrestabes Medan, Kantor KPK di Jakarta dan Mako Brimob Poldasu.

Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Arif Haryadian yang menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi PDAM Tirtanadi Sumut ini, adalah untuk menguatkan adanya pengakuan Azhar, yang disebut-sebut adalah anak buah seorang politisi PKS dan sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sumut periode 2004-2009 dan 2009-2014 lalu.

“Arif Haryadian, diduga telah melakukan suap sebesar Rp2 miliar untuk mendapatkan jabatannya. Uang itu diserahkan kepada Zulkarnain alias Zul Jenggot, melalui anak buahnya bernama Azhar. Uang itu diterima Zul Jenggot melalui Azhar, dimana Azhar sebelumnya menerima uang uang tersebut dari seorang wanita cantik, yang diduga sebagai donatur Arif Haryadian, agar dapat duduk di jajaran Direksi PDAM Tirtanadi Sumut,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani oleh Zainal Arifin Sinambela sebagai Ketua Umum Sapma Laskar Merah Putih Sumatera Utara itu, Amsal Pulungan juga menyampaikan, bahwa KPK juga tengah menyidik dugaan suap jabatan terhadap tiga Direksi PDAM Tirtanad lainnya, yang diduga mendapat jabatan dengan cara haram.

Salah satunya adalah, Delfriandi Direktur Produksi yang diduga mendapatkan jabatan dengan uang suap sebesar Rp2 miliar melalui jabatan mantan Ketua DPRD Sumut periode 2004-2009, Saleh Bangun.

Selain itu, jabatan Direktur Umum yang dijabat oleh Ari Batangari,yang diduga memperoleh jabatan tersebut melalui Komisi C DPRD Sumut dengan uang suap sebesar Rp 2 miliar.

“Dari penyidikan yang dilakukan KPK, seluruh saksi telah diminta keterangannya termasuk politisi PKS Zulkarnain alias Zul Jenggot sebagai muara terakhir uang suap jabatan Direksi PDAM Tirtanandi Sumut untuk diserahkan ke mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Amsal Pulungan juga menyampaikan beberapa tuntutan aksi demo. Yakni, meminta KPK segera menetapkan status tersangka kepada seluruh Direksi PDAM Tirtanadi Sumut, khususnya kepada Arif Haryadian yang sudah diperiksa penyidik KPK sebanyak 3 kali.

Kemudian, meminta KPK segera memeriksa Dirut Tirtanadi Sumut Sutedi Raharjo bersama oknum-oknum yang terlibat dalam gratifikasi jabatan direksi di tubuh PDAM Tirtanadi. Dan, copot semua jajaran direksi ditubuh PDAM Tirtanadi Sumut besertta oknum-oknum sarat KKN.

“Kami Sapma Laskar Merah Putih menegaskan, jika tuntutan kami tidak di akomodir, kami akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa yang cukup besar,” tegas Amsal. (W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online: Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur’an
116 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
Polsek Tanjung Morawa Amankan Dua Terduga Pelaku Percobaan Curanmor
komentar
beritaTerbaru