KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Medan I Sumut24.co Puluhan orang yang tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara (Sumut), Selasa (5/7). Aksi ini dilakukan memanfaatkan momentum kunjungan Presiden Jokowi ke Medan.
Baca Juga:
“Aksi kita bersamaan dengan kedatangan Presiden Jokowi selama tiga hari. Yang dimulai hari ini Selasa, Rabu dan Kamis. Kami ingin menyampaikan langsung ke Pak Jokowi masalah tanah di Sumut,” ucap Koordinator Aksi, Johan Merdeka di depan Kantor BPN Sumut.
Johan menyebutkan, konflik tanah eks hak guna usaha (HGU) PTPN II seluas 5.873,06 hektare hingga saat ini belum juga terselesaikan. Mereka ingin Presiden Jokowi turun tangan menyelesaikan konflik tanah di Sumut yang diduga melibatkan mafia.
“Kami menduga tim inventarisasi dan identifikasi yang dibentuk Gubernur Sumatera Utara tidak transparan dalam menyelesaikan masalah tanah eks HGU PTPN 2 dan cenderung sepihak karena tidak melibatkan masyarakat yang berkonflik. Kami menduga penyelesaian masalah ini melibatkan mafia tanah,” ucapnya
Menurut Johan mafia tanah di Sumut hingga saat ini belum tersentuh. Dia menyebut BPN telah menerbitkan hak guna usaha ke banyak perkebunan. Padahal konflik di lahan tersebut belum terselesaikan.
“BPN menerbitkan hak guna usaha ke banyak perkebunan yang di dalamnya masih ada persoalan dengan rakyat. Hingga hari ini mafia tanah di Sumut belum tersentuh. Bapak Jokowi harus melihat lebih jernih bahwa di Sumut banyak mafia tanah, terutama di BPN Sumut. Ini membuktikan bahwa BPN hari ini belum memiliki jiwa reformasi agraria,” tegasnya.
Dalam aksi itu, para pengunjuk rasa memegang spanduk yang bertuliskan, “Selamat datang Bapak Presiden Joko Widodo di Kota Medan yang penuh dengan sengketa tanah”.
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Presiden Jokowi berkunjung ke Medan selama tiga hari Selasa (5/7)- Kamis (7/7). Jokowi direncanakan menghadiri puncak Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di Kota Medan, dan sejumlah lokasi lainnya.
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis besok (7/6/2022), delapan lembaga juga akan menggelar aksi unjukrasa di Bundaran SIB kemudian longmarch ke Gedung DPRD Sumatera Utara. Aksi yang digaungi delapan lembaga ini meminta Presiden Jokowi untuk meletakkan mandatnya sebagai presiden.
“Gerakan ini kami namai Aksi Nasional Cabut Mandat (ANCAM) Jokowi. Unjuk rasa ini dipicu dari kondisi perekonomian Indonesia saat ini yang dinilai semakin terpuruk,” ujar Rivai Tanjung, Koordinator Aksi, seraya menyebutkan telah menyerahkan surat pemberitahuannya kepada Polrestabes Medan, Kamis (30/6/2022) lalu.r3d
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota