KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
MEDAN I Sumut24.co Sebanyak 3.802 calon jemaah haji (Calhaj) asal Sumatera Utara (Sumut) berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memastikan seluruh Calhaj dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan.
Baca Juga:
“Insya Allah, 3.802 calon jemaah haji kita semua sehat dan memenuhi persyaratan, ” kata Gubernur Edy Rahmayadi usai acara Tepung Tawar Jemaah Haji asal Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (8/6).
Mengenai pembatasan usia jemaah haji maksimal 65 tahun, yang merupakan kebijakan langsung dari Arab Saudi, menurut Edy, hal tersebut untuk kebaikan jemaah. Apalagi, pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih.
“Haji itu undangan Allah, yang penting orang itu sudah niat, terus ada aturan orang itu tak berangkat, maka akan tetap mendapat pahala dari Allah SWT,†ucap Edy.
Selain itu, sewaktu acara tepung tawar, Edy juga mengisahkan pengalamannya yang sempat gagal dua kali ketika hendak melaksanakan ibadah haji. Namun akhirnya kesempatan naik haji datang dari tempat yang tidak diduganya.
Ia dibantu naik haji oleh Raja Salman pada tahun 2017. Sewaktu Ia bingung ingin menjadi Kasad atau pensiun dini dari TNI dan menjadi Gubernur Sumut, Edy memutuskan untuk meminta petunjuk kepada Allah di depan Ka’bah. Ia pun berdoa agar bisa naik haji. Lantas kesempatan naik haji datang dari Raja Salman.
Menurut Edy, ibadah haji adalah undangan dari Allah. “Saudara-saudara akan berangkat ke Tanah Suci, itu adalah undangan Allah, adalah kehendak Allah,” kata Edy.
Edy pun mengharapkan para jemaah haji Sumut yang berangkat ke Tanah Suci agar mendoakan Sumut bermartabat. “Minta doa untuk menjadikan Sumut bermartabat tidak yang lain lain, ” kata Edy usai acara.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Sumut Amri Siregar menyampaikan tidak ada jemaah yang memiliki risiko tinggi. Lantaran sudah ada pembatasan usia calon jemaah maksimal 65 tahun. “Kalau bicara risiko tinggi itu kalau masih ada yang 65 tahun ke atas, itu baru bicara risiko tinggi, ” kata Amri.
Selain itu, Amri menyebutkan kloter pertama yang berjumlah 393 orang akan berangkat pada 11 Juni 2022. Selanjutnya kloter kloter berikutnya akan diberangkatkan secara bertahap. Kini persiapan pihaknya sudah mencapai 90%. Di asrama haji, kata Amri, juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara umum.red2
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota