Rabu, 13 Mei 2026

Khairul Syahnan: Masyarakat Ikut Bantu Pembangunan , Atasi Banjir Kota Medan

Administrator - Rabu, 16 November 2016 03:43 WIB
Khairul Syahnan: Masyarakat Ikut Bantu Pembangunan ,  Atasi Banjir Kota Medan

Medan | SUMUT24 Dinas Pekerjaaan Umum (PU) Bina Marga Kota Medan hinga kini terus bekerja melakukan pengorekan drainase dan pembetonan drainase. Bahkan juga tengah melakukan pengaspalan jalan. Meskipun begitu banyak keluhan warga yang disampaikan, mulai dari tumpukan tanah pengorekan pekerjaan drainase sampai pengaspalan jalan yang tak merata. Tak pelak warga protes, dinilai pekerjaan yang dilakukan pemborong dalam pelaksanaan proyek tersebut tak profesional.

Baca Juga:

Dari hasil yang dihimpun SUMUT24, hampir semua jalan diinti kota tengah melakukan pekerjaan pengorekan drainase dan pembetonan parit. Seperti yang dikatakan Br Sinaga, akibat pengorekan parit yang lama-lama jalan depan rumah pun dibongkar. Bahkan kata Sinaga, “hal ini sangat menganggu, seharusnya pekerja tersebut langsung tanah korekan diangkut. Tapi ini justru berlama-lama,” katanya sasat ditemui koran ini, di Medan kemarin.

Menanggapi hal itu, Kepala PU BIna Marga Medan Ir H Khairul Syahnan, minta kepada masayarakt untuk memahami kondisi pelaksanaan pembangunan dilapangan. Memang, diakui banyak masyarakat merasa terganggu akibatan pengorekan dan pembetonan saluran drainase tersebut. “Begitupun masyarakat untuk ikut membantu dan menyukseskan pembangunan tersebut. Sehingga persoalan banjir di Medan sedikit demi sedkit bisa teratasi,” pinta Khairul Syahnan.

Sedangkan persoalan tanah yang belum diangkut setelah dikorek, lanjutnya, keterbatasan angkutan yang ada. Selainnya itu karena tanahnya masih berlumpur, agak sulit untuk diangkut langsung. Oleh karenanya membutuhkan waktu sampai tanah tersebut betul-betul kering. “Saya atas nama Pemko Medan minta maaf kepada warga bila jalannya tergangggu akibat pembangunan tersebut. Hal dilakukan tak lain adalah untuk kepentingan dalam membangun rumah kita sendiri,” katanya.

Masih kata Syahnan, progres pelaksaan pembangunan Kota Medan khusus infrastruktur Kota Medan di Dinas Pu Bina Marga sudah mencapai 70 persen. Dari total anggaran pembangunan fisik sekitar Rp620 miliar, dimana untuk aspal jalan sekitar 240 miliar dan drainase sebesar Rp220 miliar, diharapkan selesai pada tepat waktu. Sedang sisa anggaran tersebut juga untuk pembangunan jembatan di Jalan Adam Malik yang masih dalam pekerjaan. “Mudah-mudahan pelaksana pekerjaan tetap pada waktunya,” katanya.

Menyingung soal dan Perubahan APBD TA 2016, lanjut mantan Sekretaris TRTB ini, dana sebesar Rp60 miliar dalam penambahan perubahan APBD tersebut untuk membayar utang kepada pihak kontraktor yang pada TA 2015 belum di bayar. “Dana PAPBD hanya untuk membayar utang,” pungkasnya mengakhiri. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
Laksamana Putra Mulai Bergerak, Incar Kursi Sekda Medan
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak
komentar
beritaTerbaru