Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
MEDAN | SUMUT24 Berbagai dugaan korupsi di Rumah Sakit Haji Medan pimpinan dr Diah Retno sepertinya jalan ditempat. Buktinya, aparat penegak hukum juga sepertinya tak dapat berbuat banyak.
Baca Juga:
Seperti pembayaran dana insentif senilai Rp 1.429.895.058, diduga dalam realisasinya diduga banyak yang tidak sesuai sehingga menimbulkan polemik. Begitu juga pengadaan alat CT Scan senilai Rp 16 miliar yang dikerjakan oleh PT Dian Graha pada tahun 2014, selain itu proyek pembangunan gedung lantai 2 hijir senilai Rp 7,4 Miliar yang dikerjakan PT Karya Prima Kontrindo pada 2014, dimana hingga saat ini gedung tersdebut belum dapat digunakan sebagai mestinya.
“Untuk itu diminta Kejatisu agar mengusut tuntas berbagai kasus dugaan korupsi tersebut dengan memeriksa Dirut RS Haji Medan dr Diah Retno,” tegas Koordinator Aksi Forum Mahasiswa Sumatera Utara (Formasi Sumut) M Adnan Lubis di depan Kantor Kejatisu Jalan AH Nasution, Senin (24/10).
Menurut Adnan, Proyek renovasi gedung Matemiti laintai 1 senilai Rp 800 Juta yang dikerjakan CV Dwi Tunggal tahun 2014, dimana ruangan tersebut juga belum dapat digunakan hingga sekarang. Kemudian proyek pengadaan alat kesehatan dan kedokteran RSU Haji Medan sebesar Rp 4.101.046.180 dikerjakan oleh CV Geris Sarana Medilab yang bersumber dari APBD Provsu tahun 2013. Lebih lanjut Adnan, pada tahun 2013 RSU Haji Medan juga mendapat bantuan dari APBN untuk proyek pengadaan alat kesehatn dan kedokteran dan KB RSU Haji Medan sebesar Rp 4.822.276.600, proyek tersebut dikerjakan oleh CV Mitra Niaga Cipta yang bersumber dari APBD Tahun 2013 sehingga terjadi tumpang tindih dalam proyek tersebut.
Selanjutnya pengadaan alat-alat kedokteran gigi sebesar Rp 487.533.200 dikerjakan oleh PT Permata Bunda Alkesindo yang bersumber yang bersumber dari APBD Provsu tahun 2014. Kemudian pengadaan alat kedokteran kardiologi sebesar Rp 773.062.499 dikerjakan oleh PT Permata Alkesindo yang bersumber dari APBD Provsu tahun 2014 diduga banyak mark-up dan tidak sesuai sfesifikasi. Kemudian pengadaan alat-alat Kedokteran ICU sebesar Rp 5.560.243.200 dikerjakan oleh PT Taby Praja APBD Provsu 2014 diduga banyak mark-up dan tidak sesuai sfesifikasi.
Ditambahkan Ketua Umum Forum Mahasiswa Sumatera Utara (Formasi Sumut) M Alwi Hasbi Silalahi mengatakan, Pengadaan alat-alat kedokteran bedah sebesar Rp 8.778.529.925 dikerjakan PT Roda Inti Nusantara APBD 2014. Kemudian pengadaan alat kedokteran umum sebesar Rp 3.719.768.580 dikerjakan PT Dimyon Harapan Putra APBD Provsu 2014 diduga sarat korupsi dan mark-up. Untuk itu kepada aparat penegak hukum Kejatisu agar turun dengan memeriksa pejabat RSU Haji Medan yang terlibat termasuk Dirut RS Haji dr Diah Retno, karena kami menduga temuan pengelolaan proyek di RSU Haji Medan tersebut syarat KKN. Kasus ini sepertinya dipetieskan oleh penegak hukum.
“Begitu juga kepada Gubsu HT Erry Nuradi agar segeramencopot Dirut RS Haji Medan dr Diah Retno tersebut, karena secara tidak langsung telah memalukan Gubsu atas tindak-tanduknya merugikan uang negara. Kepada DPRDSU juga agar segera memanggil dr Diah Retno dengan membuat Pansus atas bebagai dugaan korupsinya,” tegas M Adnan Lubis.
Sementara itu, Kasubsi Penerangan Hukum Kejatisu Yosarnold yang menanggapi tuntutan mahasiswa mengatakan, “Segera menindaklanjuti berbagai kasus dugaan korupsi di RS Haji Medan,” tegas Yosarnold seraya menyampaikan terima kasih kepada pendemo atas laporannya dan akan segera saya laporkan kepimpinan agar dapat diproses dengan cepat. (W03)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
kota
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
kota
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
kota
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
kota
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
kota
sumut24.co MedanHarapan baru kini menyelimuti keluarga Salwa Malika Putri, bayi mungil yang sebelumnya berjuang dengan kondisi Palatoschis
kota
sumut24.co MedanPengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan LabuhanWarga Medan Labu
kota
sumut24.co MedanKomitmen Pemko Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satun
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui kunjungan silatur
kota