Rabu, 13 Mei 2026

Pemko Medan Harus Berani Bongkar Podomoro

Administrator - Rabu, 19 Oktober 2016 06:40 WIB
Pemko Medan Harus Berani Bongkar Podomoro

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Persoalan Podomoro City Deli di Jalan Putri Hijau Medan yang terus melakukan pembangunan, padahal dalam kasusnya di Mahkamah Agung (MA) sudah kalah oleh penggugat.

“Sebaiknya Pemko Medan sebagai pemerintah yang sah, harus berani membongkar Podomoro. Walaupun kasus suapnya ke DPRD Medan dan kepada Pemko Medan sudah dilaporkan ke KPK,” tegas Ketua Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu) Faisal Nasution kepada SUMUT24, Selasa (18/10).

Menurutnya, tak ada alasan Pemko Medan untuk tidak berani dalam membongkar Podomoro tersebut, walaupun dalam keputusan MA tersebut tidak ada eksekusi dan lain sebagainya. “Karena berdirinya Podomoro telah merugikan PAD Kota Medan dan menguntungkan segelintir orang tentang pembangunannya,” tegas Faisal.

Lebih lanjut dikatakan Faisal, dari awal pendirian Podomoro saja sudah bersalahan. Ditambah lagi dugaan suap kepada petinggi pejabat di Medan dan instansi terkait. Sehingga buat apa berdiri Podomoro kalau hanya buat susah masyarakat dan lain sebagainya.

Dalam pendirian Podomoro yang sudah menyimpang tersebuat, ditambah lagi adanya suap. “Sebaiknya KPK turun ke Medan memeriksa para petinggi Podomoro dan oknum Pejabat di Medan yang menerima suap dari pengusaha Taipan tersebut. “Pemko Medan harus berani membongkarnya, bukan malah sebaliknya pura-pura tidak tahu,” tegas Faisal. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
komentar
beritaTerbaru