Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
Medan|SUMUT24
Baca Juga:
Rekomendasi Komisi A DPRD Medan untuk menutup dan tidak memberlakukan sertifikasi Medan Safety Driving Centre (MSDC), dalam pengurusan permohonan SIM di Satlantas Polrestabes Medan tidak digubris.
DPRD Medan juga minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyelidikan kepada manajemen Medan Safety Driving Centre (MSDC). Terkait aliran dana masyarakat untuk pembayaran sertifikat pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Karena ‘aroma’ dugaan korupsi yang sangat kental.
Disinyalir ada kekuatan besar dan keterlibatan oknum DPRD Medan mem-backup keberadaan MSDC. “Bukan polisi saja yang ribut, anggota dewan pun ada yang kebakaran jenggot ketika Komisi A meributi MSDC,” kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Medan, Andi Lumban Gaol.
Menurutnya, dengan mengacuhkan keputusan Komisi A DPRD Medan, MSDC seolah ingin membenturkan lembaga politik dengan beking yang selama ini membantu operasional agar berjalan mulus.
Komisi A DPRD Medan tetap komit minta Pemko Medan ‘menyegel’ lembaga kursus MSDC yang tidak memiliki izin Lemdikpol dan akan membawa masyarakat dan Sat Pol PP ke MSDC.
Komitmen untuk memperjuangkan kepentingan umum harus menjadi landasan utama, membongkar dugaan praktik mafia yang sudah lama beroperasi.
“Harusnya mereka berhenti. Kita sudah keluarkan rekomendasi untuk stanvas. Suratnya sedang diproses di pimpinan dewan. Tapi kenapa masih beroperasi. Itu yang kita sesalkan. Seharusnya pihak terkait (Polresta/Pemko Medan) harus merespon,” ungkapnya.
Sekretaris Police Watch Sumut Drs Siddik Surbakti MA, meminta agar penyertaan sertifikat untuk pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dari lembaga belajar Medan Safety Driving Centre (MSDC) Jl. Bilal Medan, di Sat Lantas Polresta Medan segera dihentikan karena memberatkan masyarakat pemohon SIM.
“Penyertaan sertifikat MSDC segera dihentikan karena selain biayanya mahal juga memperlambat proses pengurusan SIM, sementara Sat Lantas Polrestabes Medan sangat layak untuk menguji karena sarana dan prasana sangat layak dan berbasis uji kompetensi,” ujar Siddik Surbakti.
Menurut Siddik, masyarakat pemohon SIM Baru sebaiknya langsung saja mengurus permohonan SIM di Sat Lantas, tanpa harus menyertakan sertifikat belajar mengemudi dari MSDC. Instruktur-instruktur di Sat Lantas akan menguji para pemohon SIM, karena tidak ada peraturan atau Undang Undang yang mewajibkan para pemohon SIM A dan C Baru menyertakan sertifikat MSDC.
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News