Rabu, 13 Mei 2026

Supermarket Brastagi Harus Pindah

Administrator - Minggu, 18 September 2016 16:26 WIB
Supermarket Brastagi Harus Pindah

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Kawasan Jalan Imam Bonjol Medan sekitarnya adalah kawasan Jalan Protokol yang dipenuhi dengan objek vital dan berdekatan dengan kediaman para pejabat tinggi di Sumut.

“Rumah dinas Gubernur Sumut, Pangdam I/BB, Kapoldasu, Wakapoldasu, Walikota Medan, Duta besar, sehingga sangat riskan dari sisi keamanan bila berada dekat pusat keramaian. Untuk itu Supermarket Brastagi harus pindah dari kawasan objek vital tersebut,” tegas Ketua Sumut Insitute Osril Limbong kepada SUMUT24, Minggu (18/9).

Menurutnya, Kawasan rumah pejabat yang merupakan objek vital penting harus berjauhan dengan pusat keramaian demi keamanan, kenyamanan dan ketertiban para pejabat tersebut. Tempat mereka (pejabat-red) harus benar-benar aman dari berbagai gangguan.

Kawasan Imam Bonjol selama ini adalah kawasan yang jauh dari pusat keramain sehingga dengan adanya supermarket brastagi yang tanpa izin perubahan peruntukan tersebut sebaiknya harus hengkang, belum lagi dengan keberadaan supermarket tersebut akan menambah biang kemacetan di Kota Medan.

Kita berharap Pemerintah Kota Medan jangan hanya kejar setoran untuk pribadi dan Kota Medan saja, tapi tak kalah pentingnya adalah rasa keamanan dan kenyamanan warga Kota, Ucapnya. Sebaiknya Pemerintah Kota Medan mengkaji ulang keberadaan supermarket brastagi di Jalan Imam Bonjol eks Hotel Tiara Medan.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
komentar
beritaTerbaru