Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
P Sidimpuan I Sumut24.co Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) curah hujan di kota Padangsidimpuan di prakirakan tergolong masih tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor serta bencana lainnya yang dapat mengancam keselamatan warga.
Baca Juga:
“Kita di kota Padangsidimpuan belakangan ini kembali diguyur hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Saya minta seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati hati terhadap dampak cuaca ekstrem saat ini, apalagi yang bermukim di dekat bantaran sungai dan dekat perbukitan.
Imbauan ini disampaikan Wali kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution didampingi kalak BPBD, Kadis Sosial, Kasatpol PP, Sekretaris Kominfo dan Kabag Porkopim saat menyampaikan keterangan pers terkait banjir yang melanda kota Padangsidimpuan yang mengakibatkan rumah permanen bertingkat ambruk akibat abrasi, dan sejumlah rumah warga terendam karena draniase pun saluran air banyak yang tersumbat, Rabu (15/12/2021).
Dikatakan Wali kota Irsan Efendi, untuk material bangunan yang rubuh ke sungai aek Sibontar akan diupayakan mengangkatnya ke darat agar aliran sungai dan aktivitas warga disekitaran peristiwa itu tidak terganggu.
Dan terkait itu, setelah langsung dikonfirmasi kepada pemiliknya kami pastikan dalam keadaan kosong, korban jiwa tidak ada.
“Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian, dari data sementara yang kita kumpulkan sejauh ini berkisar 1,5 M. Dan kejadian ini sudah kita sampaikan kepada Gubernur Sumut tadi pagi, dan langkah langkah apa yang harus kita lakukan, “terang Irsan.
Lebih lanjut disampaikan Wali kota, bersama TNI-Polri dan Kepala BPBD tadi malam hingga situasi terkendali sudah turun kelapangan kemudian Kadis Sosial sudah turun langsung mulai tadi malam menyalurkan paket bantuan pangan sekitar 150 paket. Sedangkan jumlah keluarga yang diungsikan ada di kampung Teleng dan komplek DPR, terang Irsan.
Dan untuk volume air sungai yang mengalami kenaikan atau banjir yang menyasar ke pemukiman hingga merendam rumah-rumah warga lokasinya diantaranya di bantaran sungai Aek Sibontar, bantaran sungai Batang Ayumi dan Sungai Batang Angkola.
Kemudian lokasi pemukiman warga yang mengalami luapan air hingga merendam rumah warga akibat dranase pun parit yang tersumbat ada di sejumlah titik, diantaranya kel. Wek I dan II, kel Tobat, Timbangan, Wek IV, kel. Ujung Padang LK 6 dan Kel. aek tampang, serta satu kantor OPD yaitu kantor Satpol PP, terangnya.
Terkait draniase itu, Wali kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution mengakui sistem draniase di Padangsidimpuan masih kurang baik, dan ini kita akan kaji melalui dinas terkait dan bertahap segera memperbaikinya sesuai dengan kemampuan keuangan Pemko Padangsidimpuan, ucapnya.
Terakhir Wali kota Irsan mengingatkan, musibah disebabkan alam sangat sulit diprediksi kapan terjadinya. “Namun dengan kewaspadaan tinggi diharapkan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan,†tuturnya.Red
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News