Minggu, 23 Agustus 2026

Tak da Rambu Pengaman, Proyek Drainase PU Kota Medan Makan Korban Seorang Kakek Tewas

Administrator - Minggu, 12 Desember 2021 04:34 WIB
Tak da Rambu Pengaman, Proyek Drainase PU Kota Medan Makan Korban Seorang Kakek Tewas

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Proyek revitalisasi drainase di Jalan Ksatria Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan dikeluhkan warga dan memakan korban jiwa.

Pasalnya, sejak proyek milik Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan yang dikerjakan oleh Kontraktor yang juga oknum mantan pejabat Sergai tersebut, mengakibatkan seorang warga tua renta tercemplung bersama Kenderaan sepedanya hingga tewas ditempat.

Penyebab kecelakaan diduga dikarenakan terdapat lobang bekas galian proyek, terlebih lagi minimnya penerangan lampu jalan serta rambu pengaman di sekitar lokasi mengakibatkan seorang warga tewas.

” Kakek Tua itu masuk ke lobang proyek, karena tidak dipasang tanda – tanda lobang itu dalam. Proyek ini harusnya dipasang tanda -tanda sehingga warga yang lewat bisa mengetahui ada lobang.

” Seharusnya pemborong membuat rambu atau tanda pengaman sehingga warga tidak celaka. kita minta usut tuntas kematian warga tersebut, ucap warga.

Sebagaimana informasi didapat, bahwa kakek yang belum diketahui identitasnya tersebut tercemplung kelobang pada dini hari 28 Nopember 2021, lebih kurang 3 jam untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya korban dibawa ke RS Pirngadi Medan. tim

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru