Minggu, 23 Agustus 2026

Meneg BUMN Wajibkan BUMN untuk Menghijaukan Indonesia, Dirut PT KBI Fajar Wibhiyadi Tanam Pohon di Sekitar Candi Prambanan

Administrator - Jumat, 03 Desember 2021 12:44 WIB
Meneg BUMN Wajibkan BUMN untuk Menghijaukan Indonesia, Dirut PT KBI Fajar Wibhiyadi Tanam Pohon di Sekitar Candi Prambanan

Klaten I Sumut24.CO

Baca Juga:

Menteri Negara BUMN Erick Thohir mewajibkan kepada semua BUMN untuk menghijaukan Indonesia. Program yang dilakukan dalam bentuk penanaman pohon ini merupakan bagian dari strategi CSR BUMN untuk lebih fokus kepada 3 hal, yaitu Pendidikan, Lingkungan Hidup dan UMKM. Dalam program penanaman pohon yang diinisisasi oleh Kementerian BUMN ini, ditargetkan BUMN yang ada menanam sebanyak 111 ribu pohon yang tersebar di berbagai daerah.

Fajar Wibhiyadi Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)_ mengatakan, “Sebagai BUMN tentunya kami mengikuti arahan Menteri BUMN terkait pelaksanaan CSR BUMN, khususnya dalam program menghijaukan Indonesia ini. Meskipun dalam kegiatan usahanya KBI tidak mengeksploitasi alam, namun keberadaan kami sebagai BUMN tentunya juga membawa kami untuk turut berkontribusi dalam menghijaukan Indonesia”.

Dalam pelaksanaannya, KBI melakukan penanaman pohon di area sekitar Candi Prambanan, Klaten Jawa Tengah. Puluhan Pohon jenis Tanjung dan Sawo Bludru telah ditanam BUMN yang memiliki lini usaha sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi serta Pusat Registrasi Resi Gudang ini.

Kawasan Candi Prambanan yang menjadi lokasi penanaman pohon oleh KBI ini merupakan kawasan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (Unesco). Dengan luas kawasan menncapai 39,8 hektar, keberdaan pohon disekitar candi akan memberikan pasokan oksigen yang baik kepada masyarakat sekitar.

Fajar Wibhiyadi menambahkan, “Harapan kami tentunya, apa yang kami lakukan dengan menanam pohon di kawasan Candi Prambanan ini, dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya terkait peran Indonesia dalam penurunan emisi karbon dan mengurangi pemanasan global. Dalam hal emisi karbon, KBI juga telah mempersiapkan sebagai lembaga kliring perdagangan karbon, sehingga saat ekosistem perdagangan karbon terbentuk, KBI sudah siap dengan teknologi serta infrastrukturnya.

“Kegiatan CSR KBI terkait lingkungan, tentunya tidak hanya saat ini saja. Kedepan kami akan terus menginisisasi berbagai program CSR berbasis lingkungan yang dapat memberika dampak jangka panjang kepada masyarakat. Selain itu, sesuai dengan arahan Menteri BUMN tentang kegiatan CSR untuk pendidikan dan UMKM, hal ini juga akan menjadi bagian dari program-program CSR yang akan kami jalankan kedepan. Selain kegiatan CSR untuk pendidikan, lingkungan dan UMKM, kegiatan tanggung jawab social dan lingkungan KBI juga dilakuka dengan menerapkan konsep Creating Shared Value, dimana antara KBI dan penerima bantuan akan mendapatkan manfaat untuk tumbuh berkembang bersama,” ungkap Fajar Wibhiyadi.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru