TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
MEDAN | SUMUT24 Ketegasan Pj Walikota Siantar Jumsadi Damanik untuk menjadikan Kota Siantar sebagai Pilot Projek Bersih-bersih dari semua praktek korupsi, sesuai keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendepat dukungan dari beragam pihak.
Baca Juga:
Salah satunya dari Ketua Sumut Institute Osril Limbong kepada SUMUT24. “Kita mendukung kebijakan dan ketegasan memberantas semua praktek korupsi di semua lini di Kota Pematangsiantar,” tegas Osril, Rabu (31/8).
Apapun namanya, ujar Osril, baik di pemerintahan maupun di legislatif dan lain sebagainya, budaya suap, KKN, maupun yang namanya uang ketok atau uang lelah untuk pengesahan sesuatu hal, haruslah dihindari secara cermat demi good governance dan clean governance.
Menurut aktifis tersebut, yang namanya uang ketok atau uang lelah tak pernah ada dalam susunan kedudukan legsilatif dan UU. “Tapi kalau uang rapat pasti ada sehingga kita mendukung Bupati/Walikota untuk menghindari uang ketok dan lain sebagainya demi Sumut bersih,” tegas Osril Limbong.
“Kita apresiasi kepada Walikota/Bupati se Sumut yang menolak memberikan uang ketok kepada siapapun. Seperti ketegasan Pj Walikota Siantar Jumsadi Damanik yang kabarnya ingin benar-benar membangun Kota Siantar dengan bersih dari praktek korupsi baik kedepannya. Kita bisa lihat selama beliau menjabat Pj Walikota Siantar sudah ada perubahan yang signifikan baik bagi masyarakat maupun Pembangunan Kota. Kita mendukung Pj Walikota Siantar untuk aksi bersih-bersih di semua sisi pembangunannya, Apalagi ‘bersubahat’ pada praktek-praktek korup kepada mitra kerja,” tegas Osril Limbong.
“Kalau Jumsadi melakukan hal tersebut, berarti Jumsadi mendukung pemberantasan korupsi di Kota Siantar. Kita juga sangat menyesalkan bila mana sampai saat ini kalau masih ada mitra kerja pemerintah yang tak sejalan dan tak ikut mendukung pembersihan korupsi,” tegasnya.
Masih dikatakan Osril, kalau Walikota /Bupati masih juga memberikan uang ketok kepada mitra kerjanya, kita juga mempertanyakan hal tersebut, apalagi KPK sedang giat-giatnya dalam memberantas korupsi di Sumatera Utara,” tegasnya.
Berikanlah Pj Walikota Siantar untuk menyelesaikan tugas-tugas pengabdiannya di Kota Siantar sampai terpilihnya Walikota Siantar definif hasil Pilkada Siantar nantinya. Karena bagaimanapun juga sebagai Pj Walikota Jumsadi Damanik, juga bertanggungjawab demi suksesnya Pilkada Siantar.
“Sekali lagi kita berharap tak satupun lagi baik itu Walikota/Bupati se Sumut untuk berani memberikan uang ketok dan mengharamkannya demi perbaikan pemerintahan dan perpolitikan tanah air,” tegasnya. (W03)
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
sumut24.co MedanTelkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan
Ekbis
sumut24.co SUBULUSSALAM, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerin
News
sumut24.co MedanKehidupan pers dalam era disrupsi informasi saat ini, menuntut kecepatan dan harus adaptif dengan perkembangan zaman serta
Umum
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) guna mendukung keamanan pemb
kota
sumut24.co JakartaPerubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan kepraktisan dalam merencanakan perjalanan terus mendorong transformasi
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Tim Evaluasi Lomba TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 turun langsung ke Kabupaten Asahan, Kamis (13/8/202
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupat
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News