Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
MEDAN | SUMUT24 Ketegasan Pj Walikota Siantar Jumsadi Damanik untuk menjadikan Kota Siantar sebagai Pilot Projek Bersih-bersih dari semua praktek korupsi, sesuai keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendepat dukungan dari beragam pihak.
Baca Juga:
Salah satunya dari Ketua Sumut Institute Osril Limbong kepada SUMUT24. “Kita mendukung kebijakan dan ketegasan memberantas semua praktek korupsi di semua lini di Kota Pematangsiantar,” tegas Osril, Rabu (31/8).
Apapun namanya, ujar Osril, baik di pemerintahan maupun di legislatif dan lain sebagainya, budaya suap, KKN, maupun yang namanya uang ketok atau uang lelah untuk pengesahan sesuatu hal, haruslah dihindari secara cermat demi good governance dan clean governance.
Menurut aktifis tersebut, yang namanya uang ketok atau uang lelah tak pernah ada dalam susunan kedudukan legsilatif dan UU. “Tapi kalau uang rapat pasti ada sehingga kita mendukung Bupati/Walikota untuk menghindari uang ketok dan lain sebagainya demi Sumut bersih,” tegas Osril Limbong.
“Kita apresiasi kepada Walikota/Bupati se Sumut yang menolak memberikan uang ketok kepada siapapun. Seperti ketegasan Pj Walikota Siantar Jumsadi Damanik yang kabarnya ingin benar-benar membangun Kota Siantar dengan bersih dari praktek korupsi baik kedepannya. Kita bisa lihat selama beliau menjabat Pj Walikota Siantar sudah ada perubahan yang signifikan baik bagi masyarakat maupun Pembangunan Kota. Kita mendukung Pj Walikota Siantar untuk aksi bersih-bersih di semua sisi pembangunannya, Apalagi ‘bersubahat’ pada praktek-praktek korup kepada mitra kerja,” tegas Osril Limbong.
“Kalau Jumsadi melakukan hal tersebut, berarti Jumsadi mendukung pemberantasan korupsi di Kota Siantar. Kita juga sangat menyesalkan bila mana sampai saat ini kalau masih ada mitra kerja pemerintah yang tak sejalan dan tak ikut mendukung pembersihan korupsi,” tegasnya.
Masih dikatakan Osril, kalau Walikota /Bupati masih juga memberikan uang ketok kepada mitra kerjanya, kita juga mempertanyakan hal tersebut, apalagi KPK sedang giat-giatnya dalam memberantas korupsi di Sumatera Utara,” tegasnya.
Berikanlah Pj Walikota Siantar untuk menyelesaikan tugas-tugas pengabdiannya di Kota Siantar sampai terpilihnya Walikota Siantar definif hasil Pilkada Siantar nantinya. Karena bagaimanapun juga sebagai Pj Walikota Jumsadi Damanik, juga bertanggungjawab demi suksesnya Pilkada Siantar.
“Sekali lagi kita berharap tak satupun lagi baik itu Walikota/Bupati se Sumut untuk berani memberikan uang ketok dan mengharamkannya demi perbaikan pemerintahan dan perpolitikan tanah air,” tegasnya. (W03)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
kota
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
kota
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
kota
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
kota
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
kota
sumut24.co MedanHarapan baru kini menyelimuti keluarga Salwa Malika Putri, bayi mungil yang sebelumnya berjuang dengan kondisi Palatoschis
kota
sumut24.co MedanPengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan LabuhanWarga Medan Labu
kota
sumut24.co MedanKomitmen Pemko Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satun
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui kunjungan silatur
kota