Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Bersama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Utara (Sumut), niat Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah untuk memakmurkan masjid dan bagaimana masjid bisa memakmurkan umat, seperti yang diterapkan Masjid Jogokariyan Jogjakarta ingin segera direalisasikan.
Hal ini disampaikan Musa Rajekshah pada diskusi bersama DMI dan Pengurus Masjid Al Musannif di teras Masjid Al Musannif, Komplek Cemara Asri, Selasa (2/11). “Setiap pertemuan jangan hanya diisi pembahasan saja, jangan membuang waktu, pulang dari sini harus ada yang kita lakukan agar niatan kita memakmurkan masjid untuk membangkitkan ekonomi umat ini, bisa cepat terealisasi,” ujarnya.
Kunjungannya ke Masjid Jogokariyan belum lama ini, lanjut Musa Rajekshah, memberi kesan mendalam. Perjalanan Masjid Jogokariyan menjadi masjid percontohan butuh proses yang panjang hingga dikenal dan dipercayai oleh banyak orang untuk menyalurkan sedekahnya.
“Bagaimana sistem yang diterapkan, uang dari infak berputar untuk kepentingan jemaah dan lainnya harus segera kita terapkan di sini. Program ini kita mulai dulu di Masjid Al Musannif, tapi jika ada masjid yang memiliki pemahaman sama ayo kita jalan bersama,” ujar Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.
Selain Jogokariyan, lanjut Ijeck, Masjid Muslim United juga sangat menginspirasi, dimana jemaah tertua berusia 44 tahun dan mayoritas adalah anak muda milenial usia di bawah 30 tahun, di antaranya menjadi marbot mengurus masjid dan melayani jemaah.
“Ini yang harus kita lakukan, bagaimana masjid bisa diisi juga dengan anak-anak muda dengan program yang menarik, jadi tempat bermainnya anak-anak kecil,” ujarnya.
Sementara itu, masjid juga harus bisa mengikuti perkembangan teknologi, bagaimana agar memiliki sistem terdata, laporan kegiatan hingga laporan keuangan yang baik dan lainnya. “Kalau sudah bagus, ini bisa kita perkenalkan untuk masjid-masjid lain, jadi gak sekedar kunjungan saja. Nanti ada pelatihan entrepreneur untuk remaja masjid dan lainnya. Intinya punya program yang jelas untuk masjid,” katanya.
Usaha ini, tambahnya, dilakukan semata untuk memakmurkan masjid dan bagaimana masjid juga memakmurkan ekonomi umat. “Jangan sampai ada pemikiran saya melakukan ini untuk politik. Saya juga tegaskan kalau ini tidak digaji. Tidak ada gaji untuk mengurus rumah Allah ini, jangan berharap keuntungan,” tegas Ijeck.
Sementara itu, Ketua DMI Sumut Ustaz Irhamuddin mengatakan waktunya beraksi, dan pihaknya segera mulai bergerak untuk menyusun program, mendata warga yang membutuhkan di sekitar masjid hingga memberi edukasi atau penanaman mindset kepada pemuda-pemudi terkait manfaat masjid yang bukan hanya tempat ibadah tapi juga tempat bersosial.r02
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News