Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Medan | Sumut24 Pembangunan di Indonesia khususnya di Sumut membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga dana dana yang berasal dari APBN belumlah cukup. Hal ini dikatakan Presiden RI, Jokowi dalam kunjungannya ke Medan, bahwa dengan tax amnesty masyarakat yang punya aset diluar tolong sampaikan saja.
Baca Juga:
“Kalau infrastruktur rampung baru semuanya akan murah dan mudah termasuk transportasi, contohnya punya gedung bahwa saya punya apartemen di Singapura, maka disampaikan didalamnya,” kata Jokowi di Medan, Kamis (21/7).
Untuk membangun infrastruktur 5 tahun kedepan, ujar Jokowi, Indonesia membutuhkan dana yang tidak sedikit, yaitu sekitar Rp 4.900 Triliun. Sementara APBN hanya mampu memenuhi sekitar 1500 Triliun. Maka dari itu, dana masyarakat, pengusaha dan milyarder yang berada di luar negeri diharapkan masuk ke Indonesia dan diinvestasikan untuk pembangunan Nasional.
Pengusaha atau milyarder diminta menyampaikan asset yang dimiliki. Setiap asset yang dilaporkan kedepannya tidak akan dikenakan pajak. Namun asset yang ada bukanlah yang sedang dalam sengketa. Asset yang dimaksudkan bisa berupa uang tunai dan asset tidak bergerak seperti apartement atau barang mewah lainnya diluar negeri.
“Melalui tax amnesty ini, diharapkan uang yang ada di luar negeri masuk ke Indonesia dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan nasional, mulai dari infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik dan juga bisa disimpan dengan membeli surat berharga Negara, obligasi, saham, reksadana atau pun juga disimpan di perbankan,” ujarnya.
Bahkan Jokowi akan awasi sendiri pelaksanaan amnesti pajak ini. “Saya punya tim sendiri dari intelejen dan BPKP. Seluruh tim pemerintah akan all out. Ini untuk kepentingan negara,” tambahnya.
Acara sosialisasi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo bersama rombongan secara langsung datang ke Medan untuk mensosialisasi tax amnesty kepada pengusaha dan stakeholder lainnya. Rencananya malam ini juga presiden akan kembali bertolak ke Jakarta. (W04)
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News