Rabu, 13 Mei 2026

Jokowi: Butuh Rp 4.900 Triliun Bangun Infrastruktur

Administrator - Jumat, 22 Juli 2016 09:43 WIB
Jokowi: Butuh Rp 4.900 Triliun Bangun Infrastruktur

Medan | Sumut24 Pembangunan di Indonesia khususnya di Sumut membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga dana dana yang berasal dari APBN belumlah cukup. Hal ini dikatakan Presiden RI, Jokowi dalam kunjungannya ke Medan, bahwa dengan tax amnesty masyarakat yang punya aset diluar tolong sampaikan saja.

Baca Juga:

“Kalau infrastruktur rampung baru semuanya akan murah dan mudah termasuk transportasi, contohnya punya gedung bahwa saya punya apartemen di Singapura, maka disampaikan didalamnya,” kata Jokowi di Medan, Kamis (21/7).

Untuk membangun infrastruktur 5 tahun kedepan, ujar Jokowi, Indonesia membutuhkan dana yang tidak sedikit, yaitu sekitar Rp 4.900 Triliun. Sementara APBN hanya mampu memenuhi sekitar 1500 Triliun. Maka dari itu, dana masyarakat, pengusaha dan milyarder yang berada di luar negeri diharapkan masuk ke Indonesia dan diinvestasikan untuk pembangunan Nasional.

Pengusaha atau milyarder diminta menyampaikan asset yang dimiliki. Setiap asset yang dilaporkan kedepannya tidak akan dikenakan pajak. Namun asset yang ada bukanlah yang sedang dalam sengketa. Asset yang dimaksudkan bisa berupa uang tunai dan asset tidak bergerak seperti apartement atau barang mewah lainnya diluar negeri.

“Melalui tax amnesty ini, diharapkan uang yang ada di luar negeri masuk ke Indonesia dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan nasional, mulai dari infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik dan juga bisa disimpan dengan membeli surat berharga Negara, obligasi, saham, reksadana atau pun juga disimpan di perbankan,” ujarnya.

Bahkan Jokowi akan awasi sendiri pelaksanaan amnesti pajak ini. “Saya punya tim sendiri dari intelejen dan BPKP. Seluruh tim pemerintah akan all out. Ini untuk kepentingan negara,” tambahnya.

Acara sosialisasi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo bersama rombongan secara langsung datang ke Medan untuk mensosialisasi tax amnesty kepada pengusaha dan stakeholder lainnya. Rencananya malam ini juga presiden akan kembali bertolak ke Jakarta. (W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
komentar
beritaTerbaru