Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Medan | Sumut24 Pembangunan di Indonesia khususnya di Sumut membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga dana dana yang berasal dari APBN belumlah cukup. Hal ini dikatakan Presiden RI, Jokowi dalam kunjungannya ke Medan, bahwa dengan tax amnesty masyarakat yang punya aset diluar tolong sampaikan saja.
Baca Juga:
- Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
- Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
- Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
“Kalau infrastruktur rampung baru semuanya akan murah dan mudah termasuk transportasi, contohnya punya gedung bahwa saya punya apartemen di Singapura, maka disampaikan didalamnya,” kata Jokowi di Medan, Kamis (21/7).
Untuk membangun infrastruktur 5 tahun kedepan, ujar Jokowi, Indonesia membutuhkan dana yang tidak sedikit, yaitu sekitar Rp 4.900 Triliun. Sementara APBN hanya mampu memenuhi sekitar 1500 Triliun. Maka dari itu, dana masyarakat, pengusaha dan milyarder yang berada di luar negeri diharapkan masuk ke Indonesia dan diinvestasikan untuk pembangunan Nasional.
Pengusaha atau milyarder diminta menyampaikan asset yang dimiliki. Setiap asset yang dilaporkan kedepannya tidak akan dikenakan pajak. Namun asset yang ada bukanlah yang sedang dalam sengketa. Asset yang dimaksudkan bisa berupa uang tunai dan asset tidak bergerak seperti apartement atau barang mewah lainnya diluar negeri.
“Melalui tax amnesty ini, diharapkan uang yang ada di luar negeri masuk ke Indonesia dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan nasional, mulai dari infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik dan juga bisa disimpan dengan membeli surat berharga Negara, obligasi, saham, reksadana atau pun juga disimpan di perbankan,” ujarnya.
Bahkan Jokowi akan awasi sendiri pelaksanaan amnesti pajak ini. “Saya punya tim sendiri dari intelejen dan BPKP. Seluruh tim pemerintah akan all out. Ini untuk kepentingan negara,” tambahnya.
Acara sosialisasi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo bersama rombongan secara langsung datang ke Medan untuk mensosialisasi tax amnesty kepada pengusaha dan stakeholder lainnya. Rencananya malam ini juga presiden akan kembali bertolak ke Jakarta. (W04)
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota
Sekda Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut Turun Tangan, Pembangunan Huntap Palopat Pijor Koling Dikebut
kota
Klarifikasi Terkait Tuduhan Penyalahgunaan Dana Arisan, Pengelola Bantah Tudingan Peserta
kota
Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional
kota
sumut24.co Tabagsel, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi melalui mutasi dan p
News
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota