Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Sengketa tanah di Komplek MMTC, Jalan Wiliam Iskandar/Pancing, Desa Medan Estate, Percut Seituan, Deli Serdang menjadi lokasi Sekolah Cinta Budaya (Chong Wen) belum kunjung selesai.
Pasalnya, pemilik tanah yang juga mantan Pangdam I/BB Mayjen (Purn) TNI Burhanuddin Siagian menggembok pintu masuk ke tanah miliknya, Senin (18/7) pagi.
Akibatnya, ratusan orangtua siswa yang hendak mengantarkan anaknya ke sekolah tidak bisa masuk. Meski hujan mengguyur deras, mereka tetap menunggu di depan gerbang sekolah.
Disitu, para orang tua siswa terlihat hampir anarkis. Dengan berkumpul, mereka langsung mendekati sekolah bermaksud untuk merubuhkan gerbang sekolah. Melihat itu, petugas kepolisian yang sedang berjaga langsung membuat pagar betis di depan gerbang sekolah, menghalangi aksi anarkis orang tua siswa.
Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto berada dilokasi, turut mendinginkan suasana dengan meredam kemarahan para wali murid.
Selain Kapolresta Medan, Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso yang berada dilokasi juga meminta kepada pihak yayasan sekolah Cinta Budi diwakili Pau Kok, agar segera menyelesaikan masalah tanah dengan melakukan diskusi dengan, Burhanuddin Siagian.
“Pihak yayasan harus segera menyelesaikannya. Karena tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kalau ada masalah, selesaikan secara baik-baik. Panggil semua pihak yang terlibat, ayo kita bicarakan,” kata Kapoldasu.
Sementara itu, Baharuddin Siagian menjelaskan, dirinya tidak ada maksud untuk menghambat dan mengganggu juga menghalangi murid untuk bersekolah,” ujar Burhanuddin yang mengaku pernah menjadi pendidik di TNI selama 15 tahun.
Burhanuddin menjelaskan, dengan menggembok pagar gerbang sekolah, hanya untuk melindungi tanahnya dan bukan bermaksud mengintimidasi pendidikan.
“Selama ini, pihak yayasan tidak ada itikad baiknya. Sebaliknya saya mendapat fitnah. Saya hanya memperkuangkan hak saya, tidal lebih,” pungkasnya.
Sementara, disaat ratusan siswa Cinta Budaya (Chong Weng) diantar para orang tuanya kesekolah, akan tetapi, Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso bersama Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto serta personil polisi lainnya, rela tidak menghantarkan anaknya bersekolah, demi para murid agar dapat bersekolah menuntut ilmu.(W02)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
kota
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
kota
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
kota
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
kota
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
kota
sumut24.co MedanHarapan baru kini menyelimuti keluarga Salwa Malika Putri, bayi mungil yang sebelumnya berjuang dengan kondisi Palatoschis
kota
sumut24.co MedanPengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan LabuhanWarga Medan Labu
kota
sumut24.co MedanKomitmen Pemko Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satun
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui kunjungan silatur
kota