Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
MEDAN | SUMUT24 Hari pertama masuk sekolah di kota Medan, diiringi hujan. Meski begitu, siswa-siswa bersama orangtua bersemangat datang ke sekolah untuk memulai proses belajar mengajar. Semangat mengikuti proses belajar mengajar juga tampak di beberapa sekolah tingkat SMP dan SMA. Seperti di SMP Negeri 4 Medan dan SMA Negeri 3 Medan Barat. Ratusan siswa mengikuti masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dengan tekun dan bersemangat. “Kami bernyanyi bersama dan membuat bio data, senang sekolahnya,†ucap Dori, siswa kelas 7 SMP Negeri 4 Medan saat disapa wartawan. Senada, temannya Widya juga mengaku sangat semangat mengikuti belajar di hari pertama sekolah. Mereka pun mengaku tidak ada diminta sekolah untuk membawa pernak-pernik yang biasanya dibawa saat orientasi sekolah atau masa perkenalan sekolah dulu. Siswa-siswa SMA Negeri 3 Medan pun mengaku tidak ada diminta membawa pernak-pernik orientasi sekolah. Mereka mengaku hanya diminta untuk membawa makanan dan air minum. Selain itu, untuk pengenalan nama setiap orang, hanya ada karton yang digantungkan di leher dengan tulisan nama, tempat tanggal lahir, asal sekolah, cita cita dan motto. “Tidak ada disuruh bawa pernak pernik, hanya bawa makanan dan air minum saja,†ucap Anzel Z Rundisgi bersama Diandra F Shifa dan T Shintia usai upacara sekaligus pembukaan dimulainya PLS di sekolah tersebut. Ketua panitia PLS SMA Negeri 3 Medan, Adi Wijaya menuturkan kegiatan PLS dilakukan untuk menjalankan instruksi dari Kemendikbud RI nomor 18 tahun
Baca Juga:
2016. Kata dia, PLS dilaksanakan selama 3 hari, mulai Senin (18/7) hingga Rabu
(20/7). “Setelah itu, baru efektif dilaksanakan proses belajar mengajar,†terang dia. Dikatakannya, pelaksanaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana hari
ini siswa baru memakai seragam sekolah. Dalam kegiatan PLS ini, sambungnya,
dilakukan penyuluhan tentang sekolah, penyuluhan tentang tertib lalu lintas dari Polresta, penyuluhan bahaya Narkoba dari BNN serta penyuluhan kesadaran berbangsa dan bernegara dari TNI. Pelaksanaan PLS itu, sambungnya, dimulai pagi sekitar jam 07.00 WIB sampai jam 15.00 WIB, yang dilaksanakan oleh para guru di sekolah tersebut. Melalui pelaksanaan PLS, jelas Adi, diharapkan siswa yang baru menapak bangku sekolah
dapat belajar dengan baik dan menjadi orang yang berakhlak mulia. Serta menjadikan SMA 3 sebagai bagian dari hidup. “Artinya mulai masuk sekolah hari pertama diantar orang tua dengan tulus, dan saat disekolah, guru guru adalah orangtuamu di sekolah. Jadi, manfaatkan waktu saat belajar 3 tahun disini, berkolaborasi dengan sesama kelas 10, berinteraksi dan komunikasi juga dengan kakak kelas, dengan cleaning service, petugas kantin dan satpam. Komunikasi dengan baik dan sopan santun pada guru,†tukasnya. Ditambahkannya, di SMA 3 ada 26 ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa
sesuai dengan minat dan keinginannya seperti kesenian, olah raga dan mengenai
mata pelajaran. Di SMK Negeri Binaan Provinsi Sumatera Utara (Provsu), PLS sebanyak
296 siswa terbaik Sumut disambut tradisi ‘tantingan’ yang mengadopsi budaya Jawa.
Ratusan siswa memasuki gerbang bambu, sedangkan pimpinan sekolah menanyakan
kepada orang tua dan anaknya apakah sudah siap untuk dididik di SMKN Provsu.
Namun karena hari hujan, seluruh siswa dipusatkan di aula sekolah yang seharusnya
dibariskan di halaman sekolah. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) SMK Negeri Bi Provsu, August
Sinaga menjelaskan menghadapi 100 tahun generasi emas, SMK Negeri Binaan
Provsu sudah mencanangkan pendidikan vokasi yang kreatif, inovatif dan produktif
dengan menanamkan pendidikan budi pekerti sehingga siswanya bangga menjadi
warga negara Indonesia (WNI). “Budaya akademik yang diciptakan ini diharapkan agar para siswa baru lebih
dekat dan mengenal langsung guru dan pimpinan sekolahnya,†jelas dia. Program PLS ini, sambungnya, dilaksanakan sepenuhnya oleh sekolah
selaku panitia melibatkan guru dengan melakukan pengenalan berbagai aktivitas
lingkungan di sekolah. Misalnya, tata cara belajar di sekolah, struktur dan mekanisme
proses belajar, atau materi yang berhubungan dengan pengembangan yang akan
dihadapi siswa baru. Dilanjutkan penyuluhan seperti ceramah tentang bahaya
penggunaan narkoba dan kewirausahaan, latihan dasar kepemimpinan serta latihan
bela negara dan baris berbaris dengan melibatkan sejumlah narasumber. “Kegiatan akan diakhir dengan outbound dengan tujuan untuk menjalin
kebersamaan antara para siswa dengan guru, sehingga terbina keakraban,†ungkap
August Sinaga seraya menyatakan, kegiatan MPLS ini dilaksanakan selama 6 hari. Sementara Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar
mengatakan, Ombudsman menerima laporan ada sekolah yang berencana
melaksanakan orientasi sekolah dengan meminta siswa membawa pernak-pernik
aneh, seperti pakaian dari goni serta kaos kaki berwarna. Namun, pelapor
membatalkan laporan dengan menyatakan bahwa sekolah membatalkan rencana
pelaksanaan orientasi. “Kita dihubungi lagi Minggu, jam 11 malam (jam 23.00 WIB) oleh pelapor
mengatakan sekolah membatalkan †jelasnya. Kata Abyadi, sejak tiga minggu membuka posko pengaduan Penerimaan
Peserta Didik Baru (PPDB), laporan datang dengan berbagai macam keluhan. Mula
Yang paling baru, laporan pungutan Rp1,5 juta SMA Negeri di Medan untuk pembelian
seragam sekolah, seragam Pramuka, sepatu dan tas. “Menurut saya, informasi itu benar tapi sulit dibuktikan. Laporan terkait
pungutan sebelum masuk sekolah dan setelah masuk. Dan kami lihat, secara
keseluruhan sejak tahun 2014, tidak ada progres perbaikan pendidikan di Sumut,â€
tandasnya. (R.05)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
kota
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
kota
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
kota
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
kota
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
kota
sumut24.co MedanHarapan baru kini menyelimuti keluarga Salwa Malika Putri, bayi mungil yang sebelumnya berjuang dengan kondisi Palatoschis
kota
sumut24.co MedanPengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan LabuhanWarga Medan Labu
kota
sumut24.co MedanKomitmen Pemko Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satun
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui kunjungan silatur
kota