Senin, 24 Agustus 2026

Polda Sumut Kawal dan Amankan Program Pembangunan Nasional

Administrator - Jumat, 26 Maret 2021 08:13 WIB
Polda Sumut Kawal dan Amankan Program Pembangunan Nasional
MEDAN I SUMUT24.co Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, siap mengawal dan mengamankan seluruh program pembangunan nasional di Sumatera Utara Utara. “Salah satunya adalah proyek prioritas di Danau Toba menuju geopark dunia yang nantinya akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” katanya, Jumat (26/03/21). Panca mengungkapkan, telah meninjaua wisata The Kaldera dalam rangka program prioritas Kapolri mendukung program nasional dengan melihat langsung sarana prasarana yang ada. Sehingga pembangunan lokasi wisata menjadi maksimal dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Menurutnya, adat memang menjadi hal yang sangat kental bagi kita semua, maka adat harus kita dorong untuk merubah pola pikir masyarakat untuk menjadi lebih baik dan maju. “Oleh karena itu berbagai bentuk kegiatan pengembangan harus selalu ada pendampingan oleh personil Polri dengan melakukan pendekatan komunikasi terhadap masyarakat,” ungkapnya. Lebih lanjut, Panca menginstruksikan Polres jajaran harus terus mengedepankan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak komunikasi terhadap masyarakat. Tujuannya untuk mengetahui segala kendala yang sering terjadi dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama. “Pembangunan nasional ini harus kita dukung demi memakmurkan masyarakat,” pungkasnya.(W05)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Penahbisan Gereja BNKP Resort 42 Tanjung Anom Berlangsung Khidmat, Ephorus Targetkan Kemandirian Sinode
Dana Pensiunan Perumda Tirtanadi Sudah Dibayarkan AJB Bumiputera
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Aksi Solidaritas Pemko Medan, Dari Kemeriahan HUT RI hingga Bantuan Rp.50 Juta Korban Bencana
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
komentar
beritaTerbaru