MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Cara Menentukan Aplikasi Pinjam Uang yang Aman adalah perlu diketahui. Apalagi sampai saat ini pandemi tak kunjung berakhir yang membuat masyarakat kesulitan memenuhi biaya hidupnya. Hal ini membuat banyak masyarakat mengambil pinjaman uang online sebagai
solusi masalah keuangan. Namun, tidak semua pinjaman online aman. Banyak pinjaman online ilegal yang memberikan kemudahan pinjaman tapi dengan konsekuensi yang merugikan seperti data kontak hp di hack untuk menagih utang ke semua kontak di Hp peminjam. Untuk itu, Anda harus bisa menentukan aplikasi pinjam uang yang aman. Berikut caranya:
1. Pastikan Sudah Terdaftar OJK
Sebelum mengajukan pinjaman online, cek lebih dulu apakah nama perusahaan pinjol tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum. Perusahaan aplikasi pinjaman online yang resmi terdaftar di OJK akan diawasi oleh OJK dan menjalankan peraturan yang berlaku, mulai dari cara penagihan, besaran bunga maksimal dan keamanan data dari nasabah.
Sedangkan perusahaan pinjaman online yang tidak terdaftar OJK alias illegal biasanya mereka
berani melanggar aturan OJK, seperti menetapkan bunga yang terlalu tinggi, melakukan
ancaman pada nasabah dan lainnya.
2. Bunga Pinjaman Transparan dan Tidak Kelewat Tinggi
Saat Anda akan meminjam uang di aplikasi pinjam uang online, cek dulu jumlah besaran bunga yang ditetapkan oleh pinjol tersebut. Jika aplikasi online tersebut menetapkan bunga hingga 1% per hari atau 30% per bulan, Anda sebaiknya tidak memilih pinjaman online tersebut. Hal ini karena OJK telah menetapkan bahwa perusahaan pinjaman online tidak boleh menetapkan bunga lebih dari 0.8% per hari.
3. Pahami Biaya Pinjaman yang Dikenakan Saat Meminjam
Selain mengenakan bunga, ada juga biaya administrasi dan biaya denda keterlambatan yang
dikenakan. Masing-masing fintech pinjaman online memiliki kebijakan masing-masing dalam menetapkan biayanya. Semua biaya ini harus Anda ketahui sebelum mengajukan pinjaman
online. Biaya tersebut bisa dicek di bagian FAQ.
4. Memiliki Layanan Konsumen
Pinjaman online yang aman akan memberikan informasi terkait no telepon, alamat kantor, alamat email dan sosial media yang bisa digunakan nasabah menyampaikan pengaduan. Apabila Anda tidak tahu nomor telepon ataupun alamat kantor lalu dikemudian hari terjadi masalah, maka Anda sendiri yang akan mengalami kesusahan.
5. Baca Kebijakan Privasi
Saat Anda mengajukan pinjaman online, cobalah lebih teliti dalam membaca dokumen bagian
kebijakan privasi dari pinjaman online tersebut.Pastikan perusahaan mereka tidak akan menjual data pribadi Anda untuk menghindari resiko penyalahgunaan data yang akan merugikan Anda.
6. Catat Tanggal Jatuh Tempo
Setelah pinjaman berhasil disetujui dan sudah cair, jangan lupa untuk mencatat kapan jatuh
temponya yaitu batas akhir pembayaran hutang. Kalau sampai Anda membayar lewat dari jatuh tempo maka Anda sendiri yang akan rugi. Hutang akan semakin besar karena harus ditambah biaya denda keterlambatan.
Itulah cara menentukan aplikasi pinjam uang yang aman. Aplikasi pinjaman online yang aman
hanya ada di Tunaiku. Pinjaman online ojk yang menawarkan pinjaman mulai dari Rp. 2 juta
hingga Rp. 20 juta dan masa tenor pelunasan 6 bulan sampai 20 bulan.
Selain itu, aplikasi pinjaman online Tunaiku hanya mengenakan bunga flat sebesar 3% per bulan dan tidak ada biaya penalti jika ingin melunasi pinjaman lebih awal. Semua proses pinjaman tanpa agunan ini akan diproses kurang dari 24 jam. Tentunya ini akan memudahkan Anda yang sedang membutuhkan dana cepat.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News