Ambal Warso ke-31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Medan I SUMUT24.CO PT Perkebunan Nusantara II, atau PTPN 2, memulai penetrasinya ke pasar gula ritel nasional dengan meluncurkan produk kemasan 1 kg yang pada tahap awal menyasar konsumen dari kalangan pegawai BUMN dan warga sekitar perkebunan.
Baca Juga:
Seremoni peluncuran gula ritel kemasan 1 kg dilakukan oleh SEVP Operational PTPN 2 Iwan Perangin Angin dan SEVP Bussiness Support PTPN 2 Sahriadi Siregar di Pabrik Gula Kwala Madu, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (2/10).
Sejumlah pejabat PTPN 2 juga turut hadir pada kesempatan itu, termasuk Bambang, Komisaris Independen, Sekretaris Perusahaan Kennedy NP Sibarani, serta Kasubag Humas Sutan Panjaitan.
“Sampai dengan akhir tahun ini PTPN 2 akan menghabiskan 140 ton sisa stok untuk memproduksi gula kemasan 1 kg,” ungkap SEVP Operational PTPN 2 Iwan Perangin Angin, sebelum peluncuran produk.
Dia optimistis gula bermerek Walini ini dapat diserap dengan baik karena PTPN 3 dan 4 akan membantu memasarkan.
Dia menjelaskan, di semua PTPN yang memproduksi gula terhitung mulai triwulan III dan IV 2020 diminta holding untuk menyiapkan gula ritel.
Khusus untuk PTPN 2 sebenarnya dijadwalkan pada bulan September, tetapi karena sempat menghadapi kendala pengemasan, maka baru dapat dilaksanakan mulai Oktober.
Iwan mengungkapkan, sampai dengan 2021 PTPN 2 menargetkan protas rata-rata pertanaman tebu sebanyak 72,64 ton per hektare. “Potensi kita ada. Beberapa kebun yang kami perhatikan, target itu bisa kita capai,” ujarnya.
Madian Triwahyudi, General Manager Tanaman Semusim PTPN 2, mengatakan produksi dan pemasaran gula 1 kg ini adalah yang pertama kalinya bagi PTPN 2, begitu juga pabrik Kwala Madu sejak beroperasi pada 1984.
Produksi gula kemasan 1 kg ini merupakan kebijakan holding PTPN Group, yang mana PTPN 2 dipercaya memenuhi gula konsumen sebanyak 50 ton per bulan.
Pada tahap awal, prioritas pemasaran gula yang dibanderol di bawah harga pasar itu ditujukan bagi para karyawan BUMN serta warga sekitar kebun dan pabrik.
Dia optimistis volume produksi tersebut dapat berjalan berkesinambungan karena memiliki lahan tebu yang memadai sebagai bahan baku, serta kapasitas mesin pabrik mencapai 900 kg per jam.
Selain itu, PTPN 2 juga masih akan melakukan penanaman tebu sampai akhir tahun ini. Penanaman dilakukan di bagian dari lahan HGU No. 2 Kwala Bingei seluas 206,74 hektare dan HGU No. 3 Kwala Bingei dengan luas 1.530,71 hektare. (R03)
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota