All Indonesia: Dari Aplikasi Kedatangan Menjadi Wajah Pertama Negara
All Indonesia Dari Aplikasi Kedatangan Menjadi Wajah Pertama Negara
kota
Medan | SUMUT24 Kebijakan impor kebutuhan pangan, seperti belakangan ini mengemuka soal impor bawang merah, oleh berbagai pihak dianggap sebagai bagian dari program yang tidak berpihak kepada para petani di tanah Air.
Baca Juga:
Termasuk Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) langsung menyoroti soal tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Fadli Zon menganggap kisruh soal tak berpihak kepada petani di tanah air, perlu tidaknya impor kebutuhan pangan, karena lemahnya data potensi pangan yang dipegang pemerintah.
“Dalam soal ini, pemerintah belum punya kebijakan yang terintegrasi antar departemen. Data saja kita beda-beda, kadang Kementerian Pertanian bilang tidak boleh impor, sementara oleh Kementerian Perdagangan harus impor,â€kata Fadli usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Sumatera Utara (Sumut), Senin (30/5) di Hotel Polonia Medan.
Fadli mengatakan, perdebatan antar departemen soal perlu tidaknya impor seperti itu, menunjukkan data potensi pangan kita yang kacau. “Tidak ada sinkronisasi data produksi dengan konsumsi dari masing-masing departemen. Semuanya masih kacau,â€katanya lagi.
Karenanya, HKTI mendukung pemerintah mempunyai kebijakan yang terintegrasi soal pangan. Termasuk DPN HKTI mendorong pengurus organisasinya di daerah-daerah, agar membuat pemetaan dimasing-masing daerah, mulai dari potensi lahan yang dimiliki, jumlah produksi dan jumlah kebutuhan atau konsumsi.
“Pemerintah bersama seluruh stakeholdernya, harus berbenah. Apalagi pemerintah punya cita-cita mewujudkan kedaulatan pangan. Harus dicatat, kedaulatan pangan beda dengan ketahanan pangan, kalau ketahanan pangan yang penting tersedia walau itu hasil impor,â€ucapnya.
HKTI sambung Fadli, mendukung pertanian Indonesia yang berdaulat. Petani yang mendapatkan insentif dari kegiatan pertaniannya.
“Kalau bicara soal insentif, tentu bicara pula soal nilai tukar petani. Kita ingin petani dapat nilai lebih, dapat insentif harga yang terjamin, tidak mengalami lagi fluktuasi harga yang besar sehingga kadangkala merugikan mereka,†tegasnya.
Disebutkannya, untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan tersebut, HKTI sudah mencanangkan sejumlah program diantaranya, pembentukan koperasi HKTI hingga ke tingkat kabupaten/kota, mendorong pembentukan BUMD Pangan, pengembangan pertanian terpadu, hingga advokasi kebijakan melalui pengurus-pengurus HKTI yang duduk dilembaga legislatif.
Sementara Ketua HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu mengatakan, ada semangat besar dari para pengurus hingga tingkat kabupaten/kota guna berbuat bagi pembangunan pertanian daerah ini.
“Dibuktikan, walau belum dilantik beberapa diantaranya, sudah menjalankan program nyata, Seperti Medan dengan tabur benih ikan, Batubara melalui pengembangan tambak rakyat, dan sebagainyaâ€katanya.
Makanya, seusai acara pelantikan itu, langsung dilakukan rapat kerja sehingga selanjutnya pengurus punya gambaran jelas program apa yang harus dilaksanakan.
Sejumlah personil HKTI Sumut periode 2016-2021 yang dilantik antara lain, Ketua Umum Gus Irawan Pasaribu, Sekretaris Umum Tosim Gurning, dan Bendahara Umum Adi Haris Siregar. Turut dilantik pengurus DPD Wanita Tani Indonesia Sumut yang diketuai Hj Rismawati Dartatik Damanik, dengan sekretaris T Aisyah Ritonga dan bendahara Mariza. (W-12)
All Indonesia Dari Aplikasi Kedatangan Menjadi Wajah Pertama Negara
kota
Usai Disuruh beli sabu ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang , yang nyuruh pun ditangkap juga"
kota
Kaderisasi Jadi Kunci Regenerasi, El Adrian Shah SATMA PP Adalah Laboratorium Pemimpin Masa Depan Pemuda Pancasila
kota
Nanik S Deyang Resmi Mundur dari Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung
kota
Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ir. H. Muhammad Irwan Ritonga, M.Si
kota
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
kota
Langkat sumut24.co Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhad
News
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan PertaminaBPH
kota
Jual Rokok Tanpa Pita Cukai Berujung Proses Hukum, Polres Padang Lawas Sita Berbagai Merek Ilegal
kota