Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat
News
Jahe Merah dan Bawang Bombai Tangkal Virus Corona
Baca Juga:
- Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat
- SUTRISNO PANGARIBUAN: Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Harus Diusut hingga ke Aktor Intelektual, Jangan Berhenti pada Tiga Jenderal!
- Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
Di tengah hebohnya virus corona, jahe merah disebut-sebut dapat menangkal virus corona. Hal itu dikarenakan kandungan di dalamnya dapat menguatkan sistem imun tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi oleh bakteri atau virus.
Di tengah kabar tersebut, pedagang di Pasar Senen, Jakarta, mengaku kebanjiran pesanan jahe merah. Berdasarkan pantauan di lokasi, pedagang jahe merah diserbu pembeli. Sesekali terlihat ada pembeli yang terpaksa harus mencari pedagang lain karena kehabisan jahe merah.
Parno (50), penjual bumbu dapur di pasar ini mengaku hampir menghabiskan 50 kilogram (kg) jahe merah hari ini yang dijualnya seharga Rp 50 ribu/kg. Menurutnya, sejak satu minggu ini banyak yang mencari jahe merah untuk menangkal virus corona.
“Jahe merah Rp 50 ribu/kg. Hari ini (laku) 50 kg tinggal sisa sedikit. Seminggu ini banyak yang nyari buat nangkal corona,” kata Parno, Senin (2/3/2020).
Parno sendiri mengaku beberapa hari terakhir ini mengonsumsi jahe merah untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya agar terhindar dari virus corona.
“Saya sendiri makan. Saya gadoin saja saya gigitin. Kalau mau lebih enak pakai garam, ya namanya obat memang nggak ada yang enak,” sebutnya.
Pedagang jahe merah lainnya, Wati (52), juga mengaku kebanjiran pesanan jahe merah. Jahe merah dagangannya selalu habis sejak Jumat (28/2/2020) kemarin.
“Dagangan (jahe merah) saya selalu habis dari Jumat. Anti corona ini (jahe merah),” ucapnya.
Selain jahe merah, bawang bombai juga dinilai bisa menangkal virus corona. Di tengah kabar tersebut, harga bawang bombai melonjak drastis menjadi Rp 160 ribu/kg yang biasanya Rp 90 ribu/kg.
Adapun meningkatnya harga bawang bombai dikatakan pedagang akibat merebaknya virus corona. “Gara-gara corona barang dari luar jadi nggak masuk, jadi langka,” ucap Siti (30). (red)
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat
News
SUTRISNO PANGARIBUAN Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Harus Diusut hingga ke Aktor Intelektual, Jangan Berhenti pada Tiga Jenderal!
News
Menatap Realitas Baru Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari TP PKK Kabupaten Asahan. Dalam Jambore Kader TP PKK seSumatera Utara Tahun 2026 yang dige
Kota
sumut24.co ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional II Bandar Pasir Mandoge, yan
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi menutup Turnamen Minisoccer Piala Bupati Asahan Tahun 2026 di St
News
GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!
News
Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden
News
sumut24.co ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Kabupaten Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional II Bandar Pasir Ma
News
Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?
News