Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
Medan | Sumut24 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kanwil DJP Sumut II bekerjasama dengan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM serta Polri telah melakukan penyanderaan (gijzeling) terhadap RAP wajib pajak yang sempat menunggak pajak, pada Senin (25/4) di Medan.
Baca Juga:
Namun, penunggak pajak yang sempat dititipkan di Rutan Klas I Tanjung Gusta Medan, telah dibebaskan kembali setelah melakukan pembayaran tunggakan pajak Rp680 juta, kepada Dirjen Pajak.
Direktur Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Mekar Satria Utama, Kamis (28/4), mengatakan, penunggak pajak yang disandera tersebut merupakan pemegang saham (Persero) CV RK yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga.
“RAP ini adalah pengusaha yang bergerak di bidang pengembang perumahan (developer) dan memiliki tunggakan pajak sebesar Rp680 juta,†kata Mekar, dalam konfrensi pers di Kanwil DPJ Sumut II, Jalan Diponegoro, Kamis (28/4)
Mekar menjelaskan, setelah disandera penyidik, selama kurang dari 24 jam, RAP pun telah melunasi seluruh utang pajak dan biaya penagihan pajak. Sehingga RAP telah dibebaskan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Komunikasi dengan KPP untuk menyelesaikan utang pajaknya merupakan langkah awal Wajib Pajak untuk bersikap kooperatif,†katanya.
Dijelaskan Mekar, pajak merupakan sumber utama penerimaan negara. Untuk itu, Ditjen Pajak mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian bergotong royong dalam mendanai pembangunan nasional. Jadi, masyarakat harus membayar dan melaporkan pajaknya secara jujur dan benar.
Wasekjend DPP REI, Tomi Wistan. Setiap Wajib Pajak harus taat membayar pajak. Sebab pembayaran pajak digunakan untuk kelangsungan pembangunan negara. Sehingga siapapun penunggak pajak haruslah membayar tepat waktu.
“Saya harapkan agar pengusaha khususnya pengembang tertib bayar pajak, walau saat ini dalam keadaan sulit, mengingat masih banyak yang belum terlampaui dengan peraturan peraturan yang diberlakukan pemerintah, sehingga terkadang para pengembang masih merasa terjepit,â€katanya.
Tahun 2014 hingga 2015 perekonomian memang sangat melambat, para pengembang terkadang sudah sangat mengeluh dengan situasi perekonomian. Bahkan, untuk mendapatkan ijin dadn lain lain membutuhkan waktu yang lama. Dan ini menjadi kendala yang sangat besar bagi pengembang.
“Saat ini kinerja pemerintah untuk pengurusan ijin sudah ada kemajuan, hanya saja masih dibeberapa daerah yang terealisasi. Masih ada dibeberapa daerah yang masih lambat penanganan untuk mengurus keperluan para pengembang,â€ujarnya.
Padahal, dikatakannya, dari Pusat sudah banyak peraturan peraturan yang dapat mempermudah untuk pengurusan ijin pengembang, namun tidak semua daerah yang mendapatkan realisasi itu, masih ada daerah masih dalam kondisi sulit untuk pengurusan ijin dan lain lainnya.
“Saya berharap, hanya pengembang ini yang menunggak pajak, sebab apapun kondisi, wajib pajak harus bayar pajak. Dan pemerintah juga tetap memberikan penyuluhan penyuluhan kepada tiap wajib pajak agar tidak ada lagi penunggak pajak, sehingga pemerintah dan pengusaha harus tetap bersinergi,â€pungkasnya.(W04)
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menolak usulan proyek pembangunan gedung senilai Rp 484 miliar yang diajukan di lingkunga
kota
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Ta&rsquoaruf MTQ XIV Paluta, Syiar Islam Bergema di Simangambat
kota
Pria Pengangguran di Tapsel Ditangkap Saat Duduk di Depan Gerobak Es Tebu, Polisi Temukan Sabu dan Timbangan Elektrik
kota
Tabagsel Bersatu! Kepala Daerah seTabagsel Kompak Buka Jalur Udara Baru, Bandara Aek Godang dan AH Nasution Siap Mengudara Juni 2026
kota
Sentuh Hati Warga Ulu Sosa, Bupati dan Wabup Padang Lawas Berbagi Santunan Anak Yatim
kota
Jembatan Aek Siabu Akhirnya Dibangun, Bupati Palas Pastikan Proyek Dimulai Tahun 2026
kota
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan perlu mengambil peran lebih sentral sebagai mo
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Program Magang Nasional menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memper
News
Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ketenagakerjaan dan pengem
News