Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
Dairi I SUMUT24.CO
Baca Juga:
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara, Pemkab Dairi dan Direktur Badan Otorita Danau Toba (BODT) Arie Prasetyo, sepakat akan memajukan pariwisata di Kabupaten Dairi. Target Pemkab Dairi, akan mendatangkan 500 ribu wisatawan ke Dairi tahun 2020 mendatang. Pada tahun 2018 lalu, Pemkab Dairi berhasil mendatangkan sebanyak 200 ribuwisatawan lokal dan internasional.
Kepala Grup Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI Sumut, Andiwiana S mengatakan, hari ini wisatawan internasioanal atau wisman sangat membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi.
“Para wisatawan mancanegara itu sudah pasti tidak lagi membawa uang tunai, tapi merka berwisata datang ke Kabupaten Dairi khusunya dan umumnya ke Indonesia akan mengandalkan transaksi atau berbelanja digital melalaui hanphone atau kartu bank. Kita perlu mempersiapkan tersedianya fasilitas digital ini di pusat-pusat wisata Dairi,” ujar Andiwiana S saat dijamu makan siang oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, di Pendopo Bupati Dairi dibuka dengan hidangan makan siang khas Pelleng, Senin (11/11).
Selain mengundang BI, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu juga mengundang Direktur Badan Otorita Danau Toba (BODT) Arie Prasetyo. Dalam pertemua tersebut, Pemkab Dairi sepakat untuk mempromosikan budaya transaksi keuangan digital yang saat ini menjadi trend dunia.
Sementara itu, Bupati Dairi di dampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi Posmatua Manurung, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi Hutur Siregar, Perwakilan dari Bappeda serta di hadiri oleh Perwakilan dari PLTA Lae Renun.
Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi dengan hidangan kopi Sidikalang membahas arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pembangunan kepariwisataan kawasan danau toba.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi menyampaikan papaparan tentang strategi keparawisataan dan rencana serta sasaran jangka pendek dan menengah Kabupaten Dairi.
Pemkab Dairi dalam melaksanakan pembangunan kepariwisataan di kawasan danau toba melakukan beberapa arah kebijakan, diantaranya pembangunan daerah di bidang pariwisata dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sektor kelompok usaha kecil dan menengah serta meningkatkan kemandirian desa.
“Target yang akan dicapai dari arah kebijakan tersebut, adalah akan tercapainya target 500.000 orang wisatawan dimana pada tahun 2018 sebanyak 200.000 wisatawan telah berkunjung dan akan terbentuknya 10 desa wisata,†ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang.
Selain itu juga, ujarnya, arah kebijakan lainnya adalah peningkatan akses pengembangan wisatad Diantaranya pembenahan jalan menuju lokasi objek wisata, pembangunan dermaga wisata, peningkatan sarana informasi seperti promosi melalui media sosial serta pemasaran, kerjasama dan kemitraan melalui beberapa instansi atau perusahaan seperti komunitas parawisata dan perjalanan wisata baik internasional maupun lokal, media online dan perusahaan swasta.
Sementara itu Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam kesempatan tersebut mengatakan, saat ini yang menjadi tantangan adalah mengemas keunikan parawisata Dairi termasuk konsep agro wisatanya.
Misalnya, pertanian bawang di Silalahi yang sangat unik disela bebatuan gunung yang telah dilakukan turun -temurun. Teknik ini dan hamparan menghijau dipadu dengan keindahan pantai danau toba akan menjadi daya tarik para wisatawan.
“Konsep wisata “back to natureâ€, yang “anti mainstream†kini banyak digemari wisatawan mancanegara dan milenial yang bertemakan pengalaman unik di alam atau natural, bila dibanding dengan wisata kemewahan yang mahal,” ujar Eddy Keleng Ate.
Bupati Dairi mengatakan bahwa Pemerintah Dairi tidak akan mungkin membangun sektor wisata ini dengan kekuatan sendiri. Pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat, dunia usaha, komunitas media, lembaga-lembaga seperti BI dan BODT dan lainnya.
Sementara Direktur BODT dalam kesempatan tersebut mengatakan akan mendukungn pengembangan pelaku sektor wisata Dairi agar dapat menyajikan dan melayani wisatawan dengan keunikan dan daya tarik alam, budaya dan atraksi Dairi.
“Saya berkomitmen untuk tetap mengawal hal tersebut agar pengembangannya termasuk juga pengembangan infrastruktur yang dibutuhkan agar dapat terlaksana dengan baik. Kita bersedia untuk memfasilitasi dengan mengadakan pelatihan-pelatihan terhadap potensi-potensi lokal yang di miliki oleh Kabupaten Dairi, seperti halnya di bidang kuliner dengan mendatangkan para ahli untuk memberikan pelatihan, termasuk menyambungkan potensi wisata Dairi kepada Investor,” ujar Direktur BODT Arie Prasetyo. (rbm)
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
News
Sempat BergumulPolrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Komisi Informasi Sumatera Utara memberikan Anugerah Kategori Kabupaten Informatif(KI) bagi Pemerintah Kabupaten
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero memperluas ekspansi jejaring bisnis ke kawasan Amerika Latin dan Karib
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau lokasi rencana pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase di
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Penc
News
120 Siswa Ikuti Kegiatan Tahfiz AlQur&rsquoan, Muhammad Syukur Harahap MA Tekankan Cinta AlQur&rsquoan
News
Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih Dekat
News
Tapanuli Selatan DPD Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengisi peringatan Hari Ulang Tahun ke62 dengan rangkaian kegiat
News