TP PKK Sumut Monitoring PAAREDI di Tanjungbalai, RUMBIA Jadi Unggulan
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
PARAPAT | SUMUT24 Sekda Provsu H Hasban Ritonga mengapresiasi keberadaan pasar lelang komoditas cabai merah yang dikembangkan Pemkab Tapanuli Utara. “Ini menjadi contoh yang sangat baik dan bisa dijadikan model bagi pengembangan pasar lelang komoditas di Sumut,” kata Sekda Hasban. Hal itu diungkapkan usai mendengarkan paparan mengenai rapat pelaksanaan Pasar Lelang di Taput saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/kota se Sumatera Utara di Hotel Niagara Parapat Jumat (22/4). Kebijakan ini menurut Sekda dapat ditiru dan dikembangkan daerah lain sebagai upaya mensejahterakan petani dan sekaligus melindungi konsumen serta menjaga stabilitas harga dapat diwujudkan.    “Saya harap Pemkab/Pemko lain bisa belajar dari Taput bila diperlukan mendirikan pasar lelang di daerah masing-masing sesuai kebutuhan dan komoditas unggulannya,” ujarnya. Kata Hasban, saya melihat melalui keberadaan pasar lelang ini, dapat melindungi petani dan konsumen dalam upaya melakukan efisiensi perdagangan untuk menciptakan harga yang wajar. Secara jangka panjang, pasar lelang akan mendorong efisiensi dan stabilitas harga sehingga mengurangi inflasi. Dalam kesempatan itu, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Sosial Setda Kabupaten Tapanuli Parsaoran Hutagalung membagi pengalaman dalam pengembangan pasar lelang komoditas. Dia menjelaskan sudah dilaksanakan enam kali pasar lelang khusus komoditi cabai merah sejak Maret 2016 dengan total transaksi Rp 265 juta. Pasar lelang komoditas cabai merah dilaksanajan di Pasar Siborong-borong setiap hari Senin pukul 14.00-18.00 wib. Komoditas cabai merah dipilih karena penyumbang inflasi. ” Pertama kali kami laksanakan simulasi rencana hanya 100 kg cabe merah, dengan juru lelang langsung Pak Bupati Nikson Nababan. Ternyata berhasil terjual 500 kg,” kata Hutagalung. Pada lelang pertama ditetapkan harga dasar Rp 32 ribu per kilogram dan berhasil terjual Rp 35-38 ribu per kilogram, dengan total penjualan 500 kg. Lelang ke dua, transaksi mencapai 2 ton, dengan harga dasar Rp 21 ribu, dan harga jual Rp 33-35 ribu. Pasar lelang difasilitasi Pemkab Taput. “Tujuan kami adalah untuk peningkatan pelayanan petani dan konsumen, memperpendek rantai pemasaran, persempit ruang tengkulak dan agar dapat rencanakan kalender dan pola tanam serta terbangunnya harga yang sehat, dan bersaing,” ujar Hutagalung. Dikatakannya, selama ini para pengumpul sering membodohi petani, sehingga keuntungan besar ada di pengumpul. “Kita ingin membentuk pasar yang berkeadilan,” ujarnya. Untuk penjual diprioritaskan bagi petani dan kelompok tani dari Taput, untuk jenis cabai yang kualitas baik. Dijelaskannya, harga dasar ditentukan Pokja dengan berbagai referensi harga dari daerah lain. “Jika ada manipulasi kualitas, dikembalikan dan tidak dibayar dan tidak boleh ikut lelang lagi. Harga dasar ditentukan pokja referensi dari daerah lain. Pembeli tidak boleh mengembalikan barang yang sudah dibeli kecuali ada manipulasi kualitas,” jelas Hutagalung. Rencananya Pemkab Taput akan mengembangkan pasar lelang untuk komoditas lainnya seperti bawang dan jagung. Kepala Perwakilan BI Sumut Difi Djohansyah ikut mengapresiasi pasar lelang komoditas cabai merah di Taput. ” Saya hadir untuk melihat langsung dan merasakan denyut semangat yang luar biasa di sana,” katanya. Tantangannya menurut Difi adalah menjadikan sentra lelang dapat dikenal luas. “Meski masih kecil ini adalah langkah yang berarti. Singapura tidak punya rumput laut, tapi rumput laut dari seluruh dunia dilelang di sana. Di Brehmen Jerman tidak ada tembakau, namun menjadi pusat perdagangan tembakau,” kata Difi.(W03)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan sek
News
Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
News
PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir
kota
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
kota
Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam menyambut semangat kemerdekaan tak cukup merayakannya dengan seremoni nam
News
sumut24.coASAHAN, Aksi unjuk rasa damai yang dilakukan ratusan anggota Kelompok Tani (Koptan) binaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKT
News
Terima Penghargaan dari Kemendagri,Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
kota