Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
kota
MEDAN|SUMUT24 PT Perkebunan Nusantara III (Persero), kembali menyalurkan dana kemitraan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di triwulan ke III kepada 23 UMKM mitra binaan, yang terdiri dari 12 UKM baru penerima pinjaman bergulir, sementara 11 UKM lagi adalah mitra binaan lama yang berhasil, dan mengajukan pinjaman untuk yang kedua kalinya.
Baca Juga:
Mitra binaan baru di triwulan ke III ini,adalah UMKM yang telah di survey dan dinilai oleh tim dari bagian PKBL. Pengusaha kecil dan menengah ini dianggap mampu dan bisa mengembangkan sektor usahanya dengan bantuan yang diberikan dari dana kemitraan. Pinjaman ini, diberikan melalui transfer langsung ke nomor rekening pengusaha, setelah melalui serangkaian penilaian dan tahapan pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 6-7 Agustus 2018.
Dalam penyaluran dana kemitraan yang digelar di Aula Elaeis Guinensis PTPN III (Persero) Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan ini pada Senin(6/8), SEVP SDM & Umum Ahmad Gusmar Harahap dalam sambutanya menyampaikan kepada pelaku UKM bahwa pada prinsipnya pinjaman hanya bisa diberikan sebanyak tiga kali kepada mitra binaan yang sama,dengan total pinjaman tertinggi Rp 200 juta.
“PTPN III sangat berharap, usaha para UKM bisa berhasil dan menjadi mandiri. Dan untuk meningkatkan kompetensi dalam berwirausaha, pelaku UKM diberikan pelatihan dan pengarahan,” katanya.
Ahmad Gusmar Harahap juga mengharapkan,usaha yang dikelola para mitra binaan dapat meningkat lebih baik, dan dapat mencicil angsuran tepat waktu.
“Bila kedapatan para penerima pinjaman dana bergulir ini memberikan tips kepada para petugas, akan diberikan tindakan khusus kepada kedua belah pihak,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian PKBL PTPN III (Persero) Tengku Rinel menyampaikan, bahwa pelatihan dan pengarahan tersebut diberikan kepada mitra binaan yang sukses,dan menjadi motivasi bagi mitra binaan baru sehinggga memiliki kiat menjadi pengusaha kecil yang sukses. Dalam pelatihan tersebut diberikan materi Kewirausahaan, Etika dan Komunikasi Bisnis yang disampaikan langsung oleh Drs Agus Deni Sukanda MSi dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian, serta ceramah agama yang disampaikan oleh H Sultoni Trikusuma.
“Untuk menanggulangi resiko, PTPN III bekerja sama dengan PT Asuransi Jasa Tania Tbk di Medan, untuk mengikuti program asuransi jiwa. Untuk jaminan agunan dari para mitra binaan ke perusahaan, maka digunakan jasa notaris melalui Kantor Notaris Elza Mawarni SH,” terang Tengku Rinel.
Dalam pelatihan tersebut, PTPN III juga mendatangkan Sri Susiani, seorang owner dari dapur usaha yang telah berhasil untuk berbagi pengalamannya tentang tehnik mengelola usaha yang harus dimulai dari bisnis plan, kemudian membuat langkah-langkah pemasaran.
Sri Susiani, sebelumnya telah berhasil mengikuti pameran baik di tingkat lokal maupun nasional, dan kerap diundang untuk berbagi pengalaman mengelola bisnis kecil-kecilan.(W01).
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
kota
Terduga Pelaku Begal dan Pencurian Tangkapan Pomal Dirawat di Rumah Sakit Komang Makes TNI AL Belawan
kota
UNPAB Resmi Buka Program Studi Teknik Industri, Terima SK Izin dari Kemendiktisaintek
kota
Ironi Transportasi Publik Menggugat Hak Hidup di Balik Tragedi Bekasi
kota
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penti
kota
sumut24.co MedanAngka kecelakaan lalu lintas dan cedera yang terus meningkat di Indonesia menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan k
Umum
sumut24.co Medan Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan mencecar saksi dari manajemen PT Tor Gand
Umum
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Serang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatka
Info