Kembali Bergulir Pelantikan Eselon II/b, III/a, III/b, dan Eselon IV di Pemerintah Kabupaten Solok
Kembali Bergulir Pelantikan Eselon II/b, III/a, III/b, dan Eselon IV di Pemerintah Kabupaten Solok
News
Baca Juga:
Menurut Denny, tidak ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa Purbaya diberhentikan karena gagal mengelola ekonomi atau APBN. Justru, dalam pandangannya, persoalan yang lebih mungkin adalah soal alignment antara karakter Menteri Keuangan dengan arah dan kebutuhan pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Dalam analisis saya, Purbaya pada akhirnya lebih 'Purbaya' daripada menjadi Menteri Keuangan Presiden Prabowo. Purbaya memiliki karakter sebagai teknokrat yang kuat, komunikatif, berani menyampaikan pandangan dan memiliki identitas kebijakan sendiri. Itu adalah kelebihan, tetapi sekaligus dapat menjadi persoalan ketika seorang Menteri Keuangan harus berada dalam satu garis kebijakan dengan Presiden," ujar Denny.
Menurut Denny, Menteri Keuangan bukan hanya seorang ekonom, tetapi juga bagian dari kabinet yang harus menjaga konsistensi kebijakan pemerintah, kredibilitas APBN, komunikasi publik, serta sinkronisasi dengan Presiden dan Bank Indonesia.
Denny menilai, penunjukan Suahasil Nazara yang merupakan orang dalam Kementerian Keuangan dapat dibaca sebagai indikasi adanya upaya konsolidasi institusional dan penguatan kendali atas arah fiskal, meskipun hal tersebut tetap merupakan interpretasi dan bukan alasan resmi yang disampaikan Presiden.
Di sisi lain, Denny melihat keputusan tersebut memiliki risiko terhadap kepercayaan publik. Purbaya merupakan salah satu figur menteri yang memiliki tingkat popularitas dan persepsi kinerja tinggi.
"Dalam pandangan saya, persoalan terbesar bagi pemerintah bukan hanya kehilangan Purbaya, tetapi munculnya pertanyaan publik mengapa seorang menteri yang dinilai berkinerja baik dan populer justru diberhentikan. Jika tidak dijelaskan dengan baik, ruang spekulasi akan semakin besar," katanya.
Denny menilai pergantian ini pada akhirnya merupakan taruhan politik Prabowo. Jika Suahasil mampu menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, keputusan tersebut dapat dipandang sebagai langkah strategis. Namun jika tidak menghasilkan perbaikan yang nyata, pemecatan Purbaya berpotensi menjadi beban bagi kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kembali Bergulir Pelantikan Eselon II/b, III/a, III/b, dan Eselon IV di Pemerintah Kabupaten Solok
News
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus 2 Pentolan Geng Motor8 Butir Ekstasi Disita
News
Kementerian UMKM Apresiasi Bank Sumut Dukung Pemulihan UMKM Pascabencana di Sumatera Utara
News
MEDAN Setelah digelar selama satu bulan lebih, akhirnya turnamen Badminton ke 2 Tahun 2026 PB Mitra Sporty Medan ditutup, Sabtu (24/10/202
Sport
BATALYON PARAKO 463 PASGAT GELAR KORPASGAT CHARITY RUN DALAM RANGKA HUT KE79 KORPASGAT
News
Andar Amin Harahap Apresiasi Antusiasme Masyarakat Rayakan HUT ke62 Golkar di Lapangan Merdeka Medan
News
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Terluka
News
HUT ke67, MPC PP Kota Medan Gelar Turnamen Padel Hadirkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Kota
Berbagi Masker Disekolah,PT DNS Kebun Nagagar Peduli Kesehatan Peserta Didik
News