Rabu, 15 April 2026

Transformasi Industri Reksa Dana 2026: Sinergi APRDI dan OJK dalam Memperkuat Literasi Keuangan Nasional

Road to PEKAN REKSADANA 2026
Administrator - Selasa, 14 April 2026 19:32 WIB
Transformasi Industri Reksa Dana 2026: Sinergi APRDI dan OJK dalam Memperkuat Literasi Keuangan Nasional
Jumpa pers Road to PEKAN Reksadana 2026 di kantor Regional 1 OJK Sumut (14/4). Foto. Ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Industri Reksa Dana Indonesia mencatatkan pencapaian impresif pada penutupan tahun 2025. Dana Kelolaan (Asset Under Management/AUM) tumbuh sebesar 35,06%, mencapai angka Rp679,24 triliun. Pertumbuhan ini merupakan titik balik krusial setelah industri cenderung stagnan dalam lima tahun terakhir. Secara total, dana kelolaan investasi nasional juga meningkat 25,19% menjadi Rp1.007,65 triliun.


Data menunjukkan bahwa instrumen Reksa Dana Pendapatan Tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan AUM, disusul oleh Pasar Uang dan Terproteksi. Hal ini merefleksikan profil investor domestik yang masih dominan pada kategori konservatif hingga moderat. Namun, dari sisi performa, Reksa Dana Saham memimpin dengan imbal hasil mencapai 17,23%, selaras dengan penguatan IHSG sebesar 22,13% di periode yang sama.


Dominasi Investor Muda dan Urgensi Literasi

Peningkatan jumlah investor (SID) mencapai 19,2 juta, di mana 54,24% di antaranya merupakan investor berusia di bawah 30 tahun. Menanggapi dominasi generasi muda ini, Asosiasi Pelaku Reksa Dana & Investasi Indonesia (APRDI) bersama OJK dan SRO meluncurkan program Sosialisasi dan Edukasi Reksa Dana 2026 (SOSEDU APRDI 2026).

Rangkaian kegiatan ini meliputi roadshow di lima kota besar:

- Surabaya & Semarang (Awal April)

- Medan (14-15 April)

- Makassar & Bandung (Akhir April)


Kepala Direktorat Pengawasan PUJK OJK Provinsi Sumatera Utara, Yusri, menegaskan bahwa peningkatan literasi harus dilakukan secara terstruktur. Salah satu langkah strategisnya adalah pengenalan program PINTAR Reksa Dana (Program Investasi Terencana dan Berkala).

"Program ini dirancang untuk membangun kebiasaan investasi yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga pekerja, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal seperti investasi bodong dan pinjaman online ilegal," ujar Yusri.


Ketua Presidium Dewan APRDI, Lolita Liliana, menyatakan bahwa momentum pertumbuhan ini harus dijaga melalui edukasi yang aktif dan kreatif. Sebagai bentuk apresiasi, APRDI menyelenggarakan kompetisi penulisan artikel bagi jurnalis dan lomba pembuatan konten Instagram Reels bagi mahasiswa dengan total hadiah Rp55 juta.


Puncak rangkaian acara ini akan ditandai dengan seremoni peluncuran kampanye #ReksaDanaAja dan Pekan Reksa Dana 2026 yang akan diselenggarakan pada 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia sesuai amanat UU P2SK. (Rel)



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
OJK
beritaTerkait
OJK Perkuat Kebijakan SLIK untuk Akselerasi Program 3 Juta Rumah
Kondisi Ekonomi Sumut, Sektor Jasa Keuangan Tetap Kokoh di Tengah Ketidakpastian Global
Jelang RGS 2026, OJK dan Asosiasi Sepakati Komitmen Penguatan Ekosistem GRC
OJK Cabut Izin Usaha PT. Bank Perekonomian Rakyat Sungai Rumbai
OJK dan ABI Resmi Buka Bulan Literasi Kripto 2026 demi Perkuat Ekosistem Digital
Perkuat Transparansi, OJK dan SRO Tuntaskan 4 Agenda Reformasi Pasar Modal Indonesia
komentar
beritaTerbaru