Senin, 22 Juni 2026

RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Administrator - Selasa, 15 Mei 2018 05:23 WIB
RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Jakarta – SUMUT24

Baca Juga:

Neraca perdagangan RI pada April 2018 mengalami defisit US$ 1,63 miliar. Ekspor tercatat US$ 14,47 miliar, sementara impornya US$ 16,09 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan defisit terbesar adalah perdagangan RI dengan China yang mencapai defisit US$ 5,7 miliar.

Sementara di urutan kedua ada Thailand defisit US$ 1,5 miliar, dan ketiga Australia defisit US$ 997 juta.

“Impor ini bisa dilihat kenaikan impor pada April 2018 terjadi karena peningkatan barang konsumsi bahan baku penolong maupun barang modal. Barang konsumsi ini wajar naik karena jelang Lebaran,” kata Gedung BPS, Selasa (15/5/2018).

Barang konsumsi ini ada kenaikan 25% dari bulan sebelumnya. Barang impor yang paling banyak masuk dari China adalah bawang putih. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN UPP SBU 4 Dan Kejari Toba Perkuat Sinergi Melalui Penandatanganan PKS Bantuan Hukum
Klarifikasi Fahira Sihombing Beri Kue Ulang Tahun, Tolak Tudingan Salah Paham
MAVI Korwil Sumut Bubarkan Panitia Kejuaraan Bola Voli U-15 Sumut 2026
DPD AMPI Sumut Gelar Musda IX, David Luther Lubis Kembali Terpilih Pimpin AMPI Sumut
Bupati Pakpak Bharat Mendukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026
Wabup Menghadiri Pisah Sambut Kepala BPN Pakpak Bharat
komentar
beritaTerbaru