Jumat, 01 Mei 2026

RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Administrator - Selasa, 15 Mei 2018 05:23 WIB
RI Defisit US$ 5,7 Miliar

Jakarta – SUMUT24

Baca Juga:

Neraca perdagangan RI pada April 2018 mengalami defisit US$ 1,63 miliar. Ekspor tercatat US$ 14,47 miliar, sementara impornya US$ 16,09 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan defisit terbesar adalah perdagangan RI dengan China yang mencapai defisit US$ 5,7 miliar.

Sementara di urutan kedua ada Thailand defisit US$ 1,5 miliar, dan ketiga Australia defisit US$ 997 juta.

“Impor ini bisa dilihat kenaikan impor pada April 2018 terjadi karena peningkatan barang konsumsi bahan baku penolong maupun barang modal. Barang konsumsi ini wajar naik karena jelang Lebaran,” kata Gedung BPS, Selasa (15/5/2018).

Barang konsumsi ini ada kenaikan 25% dari bulan sebelumnya. Barang impor yang paling banyak masuk dari China adalah bawang putih. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
Terduga Pelaku Begal dan Pencurian Tangkapan Pomal Dirawat di Rumah Sakit Komang Makes TNI AL Belawan
UNPAB Resmi Buka Program Studi Teknik Industri, Terima SK Izin dari Kemendiktisaintek
Ironi Transportasi Publik: Menggugat Hak Hidup di Balik Tragedi Bekasi
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
Rico Waas: Yayasan Pendidikan Berbasis Agama Berperan Bentuk Karakter Generasi Muda
komentar
beritaTerbaru