Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
- Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
- Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
- Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
Hingga Juli 2023, volume transaksi kartu kredit di Sumatera Utara mencapai 14,728 juta dari 979.506 kartu kredit yang dikeluarkan perbankan dengan outstanding Rp4,129 triliun. Hal itu dikatakan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara IGP Wira Kusuma melalui Deputi Direktur Indra Kuspriyadi Rabu (4/10/2023).
Terkait kartu kredit ini, Wira Kusuma menyebut kondisinya di Sumatera Utara masih aman dan lancar. “Kalau di Indonesia termasuk di Sumut yang problem saat ini justru pinjaman online,†katanya.
Wira Kusuma menjelaskan jumlah kartu kredit di Sumut dalam empat tahun terakhir cenderung mengalami kenaikan. Tahun 2020 kartu kredit yang dikeluarkan perbankan Sumut sebanyak 941.743. Tahun 2021 memang mengalami penurunan sedikit jadi 876.094 dan tahun 2022 naik lagi jadi 935.700 sampai posisi Juli 2023 sebanyak 979.506.
Outstanding tahun 2020 Rp3,603 triliun, tahun 2021 Rp3,453 triliun, tahun 2022 Rp3,883 triliun dan posisi Juli 2023 mencapai Rp4,129 triliun. Volume transaksi pada tahun 2020 sebanyak 16.790, tahun 2021 turun jadi 10.849, tahun 2022 naik lagi jadi 16.503 dan posisi Juli 2023 mencapai 14.728.
“Secara umum kondisi kredit perbankan baik-baik saja dan belum ada isu yang besar terkait kartu kredit,†sebut Wira Kusuma.
Soal tingkat kemacetannya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Bambang Mukti Riyadi melalui Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) 2 dan Perizinan Anton Purba, Rabu (4/10) menjelaakan kondisinya juga masih baik. Artinya pembayaran kartu kredit berjalan lancar.
Ini dibuktikan dari rendahnya persentase kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) kartu kredit rata-rata di bawah 5 persen. Bahkan dalam empat tahun terakhir, NPL cenderung menurun.
Dimana NPL kartu kredit di wilayah Sumut pada tahun 2020 sebesar 2,87 persen, tahun 2021 turun jadi 2,19 persen, tahun 2022 turun lagi jadi 1,88 persen. Begitu pula posisi Agustus 2023 NPL kartu kredit hanya sebesar 1,85 persen.
“Rendahnya NPL membuktikan kalau pembayaran kartu kredit nasabah perbankan di Sumut lancar dan baik,†jelas Anton Purba. (red-1)
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarak
News