Penahbisan Gereja BNKP Resort 42 Tanjung Anom Berlangsung Khidmat, Ephorus Targetkan Kemandirian Sinode
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
Medan – Sumut24.co
Baca Juga:
Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menerima Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumut di Balai Kota, Jumat (14/10). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka entry meeting (komunikasi pemeriksaan) tentang penanganan persampahan di Kota Medan.
Tim dipimpin Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksaan Kinerja Atas Efektivitas Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (SSSRT) BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Netty Ratna Juita Sinaga. Pemeriksaan berlangsung selama 30 hari kerja dimulai 14 Oktober – 17 November.
Kepada tim, Wiriya menjelaskan, penanganan persampahan yang sebelumnya ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan kini telah diserahkan kepada camat dengan diterbitkannya Peraturan Wali kota Medan No.18/2021 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Pengelolaan Persampahan Kepada Camat di Lingkungan Pemko Medan.
Dikatakan Wiriya Alrahman, langkah itu dilakukan karena camat dinilai lebih mengetahui kondisi wilayahnya sehingga penanganan sampah bisa lebih efektif dan maksimal. “Sekarang untuk pengangkutan sampah dari rumah hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan tanggung jawab kecamatan. Sedangkan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan hanya mengelola TPA saja. Hal ini dilakukan sebagaimana amanat dari Bapak Wali Kota,” kata Wiriya Alrahman.
Disamping itu, guna mendukung penanganan sampah yang dilakukan, jelas Wiriya, Pemko Medan setiap tahunnya terus melakukan pengadaan sarana dan prasarana persampahan serta melakukan pemeliharaan. Sebab, ungkapnya, masih banyak sarana dan prasarana yang umurnya sudah tua. Terkait itu secara perlahan, imbuhnya, Pemko Medan terus meremajakan sarana dan prasarana yang dimiliki seperti truk sampah.
“Atas nama Pemko Medan, kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Tim BPK RI Perwakilan Sumut yang akan melakukan entry meeting tentang penanganan persampahan di Kota Medan ini. Saya juga berharap OPD terkait dapat cepat tanggap dalam pemeriksaan kinerja yang dilakukan tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksaan Kinerja Atas Efektivitas Pengelolaan SRT dan SSSRT BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Netty Ratna Juita Sinaga mengungkapkan, tujuan kedatangan mereka untuk menilai efektivitas upaya yang dilakukan Pemko Medan dalam mengelola SRT dan SSSRT. Adapun sasaran pemeriksaan yang dilakukan, jelasnya, menyangkut kebijakan dan strategi pengelolaan sampah, pengurangan sampah serta penanganan sampah.
“Kepada OPD terkait di lingkungan Pemko Medan, saya mohon kerjasama agar komunikatif dan tanggap terhadap pemeriksaan ini. Dengan harapan pemeriksaan ini nantinya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” harap Ratna Juita. (rel)
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota