Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Menyikapi rencana aksi demonstrasi besar-besaran pada tanggal 4 mendatang. Semua pihak perlu menekankan pentingnya keamanan selama proses demonstrasi tersebut berlangsung. Saat ini berkembang kekuatiran yang memang belum bisa dibuktikan. Namun, demonstrasi tersebut jangan sampai berujung anarkis.
“Aksi demonstrasi yang mengumpulkan banyak massa sangat potensial menimbulkan gesekan-gesekan. Kita semuanya tentunya berharap bahwa aksi demonstrasi ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Tidak memunculkan tindakan-tindakan anarkis yang justru bisa menyusahkan kita semua,â€kata ekonom Sumut Gunawan Benjamin Selasa (1/11/).
Karena dunia usaha itu butuh jaminan keamanan. Dan disinilah dapurnya kita semua, Tempat kita mencari nafkah. Kita tidak harus merasa risih dengan sering munculnya aksi-aksi demonstrasi. Karena ini bagian dari demokrasi. Kita hanya membutuhkan kedewasaan berpikir dan toleran dengan perbedaan pendapat.
“Semakin baik kita dalam menjalankan demokrasi. Maka ada potensi keuntungan besar yang bisa kita dapatkan. Demonstrasi yang anarkis memang akan memberikan dampak buruk bagi dunia usaha kita. Jangan sampai dunia usaha justru berhenti atau tumbuh negative,â€ujarnya.
Dan disisi lain, demonstrasi damai akan menciptakan peluang dimana kita akan mampu tumbuh baik kedepan. Demonstrasi damai akan membuat investor menyematkan penilaian positif terhadap iklim investasi di tanah air. Jadi memang ada plus minusnya. Dan tentunya kita meminta semua pihak menyadari sepenuhnya plus minus dari sebuah aksi demonstrasi.
“Semua berharap bahwa baik demonstran maupun pihak kepolisian mampu mengawal jalannya aksi demonstrasi tersebut dan memastikan semuanya aman terkendali. Kedepankan kepentingan bangsa, ekonomi tidak akan mampu berdiri diatas pondasi yang tidak kokoh,â€katanya.
Ekonomi membutuhkan dukungan dari sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Keamanan menjadi salah satu kunci penting. Kita akan mendapatkan kerugian besar jika kita memperjuangkan suatu hal, namun outputnya adalah terganggunya stabilitas keamanan nasional.
“Kita punya pengalaman kelam saat terjadi huru-hara tahun 97/98 silam. Dan pastinya kita tidak ingin hal tersebut terulang lagi. Karena secara ekonomi kita semua dirugikan. Dan kita membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk pulih dari krisis ekonomi disaat itu,â€pungkasnya.(W04)
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik
Jakarta Nurul Arifin menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi
News
sumut24.co MedanAula Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi saksi riuhnya antusiasme mahasiswa
Umum