Kamis, 14 Mei 2026

Jelang Demo 4 November, Ekonomi Terancam

Administrator - Selasa, 01 November 2016 12:55 WIB
Jelang Demo 4 November,  Ekonomi Terancam

Medan | Sumut24

Baca Juga:

Menyikapi rencana aksi demonstrasi besar-besaran pada tanggal 4 mendatang. Semua pihak perlu menekankan pentingnya keamanan selama proses demonstrasi tersebut berlangsung. Saat ini berkembang kekuatiran yang memang belum bisa dibuktikan. Namun, demonstrasi tersebut jangan sampai berujung anarkis.

 

“Aksi demonstrasi yang mengumpulkan banyak massa sangat potensial menimbulkan gesekan-gesekan. Kita semuanya tentunya berharap bahwa aksi demonstrasi ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Tidak memunculkan tindakan-tindakan anarkis yang justru bisa menyusahkan kita semua,”kata ekonom Sumut Gunawan Benjamin Selasa (1/11/).

 

Karena dunia usaha itu butuh jaminan keamanan. Dan disinilah dapurnya kita semua, Tempat kita mencari nafkah. Kita tidak harus merasa risih dengan sering munculnya aksi-aksi demonstrasi. Karena ini bagian dari demokrasi. Kita hanya membutuhkan kedewasaan berpikir dan toleran dengan perbedaan pendapat.

 

“Semakin baik kita dalam menjalankan demokrasi. Maka ada potensi keuntungan besar yang bisa kita dapatkan. Demonstrasi yang anarkis memang akan memberikan dampak buruk bagi dunia usaha kita. Jangan sampai dunia usaha justru berhenti atau tumbuh negative,”ujarnya.

 

Dan disisi lain, demonstrasi damai akan menciptakan peluang dimana kita akan mampu tumbuh baik kedepan. Demonstrasi damai akan membuat investor menyematkan penilaian positif terhadap iklim investasi di tanah air. Jadi memang ada plus minusnya. Dan tentunya kita meminta semua pihak menyadari sepenuhnya plus minus dari sebuah aksi demonstrasi.

 

“Semua berharap bahwa baik demonstran maupun pihak kepolisian mampu mengawal jalannya aksi demonstrasi tersebut dan memastikan semuanya aman terkendali. Kedepankan kepentingan bangsa, ekonomi tidak akan mampu berdiri diatas pondasi yang tidak kokoh,”katanya.

 

Ekonomi membutuhkan dukungan dari sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Keamanan menjadi salah satu kunci penting. Kita akan mendapatkan kerugian besar jika kita memperjuangkan suatu hal, namun outputnya adalah terganggunya stabilitas keamanan nasional.

 

“Kita punya pengalaman kelam saat terjadi huru-hara tahun 97/98 silam. Dan pastinya kita tidak ingin hal tersebut terulang lagi. Karena secara ekonomi kita semua dirugikan. Dan kita membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk pulih dari krisis ekonomi disaat itu,”pungkasnya.(W04)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Prabowo: Rp10 Triliun Denda dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan Diserahkan ke Negara
Profil Irjen Pol Pipit Rismanto, Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Barat
DPR RI Terima PB PGRI, Bahas Perlindungan dan Peningkatan Kualitas Guru di Indonesia
Nurul Arifin Tekankan Perlindungan Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Lebanon
komentar
beritaTerbaru