Kamis, 14 Mei 2026

Ketahanan Sektor Korporasi dan Rumah Tangga Terjaga

Administrator - Jumat, 28 Oktober 2016 09:16 WIB
Ketahanan Sektor Korporasi dan Rumah Tangga Terjaga

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Sejalan pemulihan ekonomi Sumatera Utara, ketahanan sektor korporasi dan rumah tangga masih terjaga. Kondisi tersebut sejalan dengan perbaikan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan II 2016. Hal ini dikatakan Kepala Kantor Wilayah Sumatera Utara Bank Indonesia, Difi Djohansyah, Kamis (27/10).

“Sektor utama ekonomi Sumatera Utara yang mengalami perlambatan adalah Industri Pengolahan. Namun, konsumsi masyarakat yang membaik diperkirakan dapat menopang kinerja korporasi sektor Industri Pengolahan,” katanya.

Selain itu, indikator kinerja korporasi dari sisi profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan debt equity ratio (DER) cenderung mengalami perbaikan hampir di semua sektor. Pertumbuhan kredit ke sektor korporasi meningkat dengan risiko yang masih terjaga.

“Di sektor rumah tangga, optimisme yang terjaga sejalan dengan perbaikan harga komoditas mengindikasikan ketahanan di sektor ini. Hal ini terkonfirmasi dari Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Sumatera Utara Agustus 2016,” ujarnya.

Begitu juga, indeks keyakinan konsumen (IKK) yang menunjukkan tendensi positif optimisme masyarakat terhadap perbaikan ekonomi Sumatera Utara. Berbeda dengan korporasi yang tumbuh positif, kredit rumah tangga masih tertahan dan melambat terutama untuk kredit kendaraan bermotor. “Sejalan ini semua, Kita akan terus pacu agar perekonomian Sumut semakin membaik,” pungkasnya. (W04/Editor : Nisa Lubis)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Sosok Dr Adlan, ASN Senior Pemko Medan yang Dinilai Layak Duduki Kursi Sekda
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Prabowo: Rp10 Triliun Denda dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan Diserahkan ke Negara
komentar
beritaTerbaru