Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Medan | Sumut24 Ditengah tekanan ekonomi yang terus membelenggu akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi global. Kebijakan BI yang menurunkan BI 7 Days Repo Rate beberapa hari yang lalu seakan memberikan harapan akan adanya suplemen untuk meningkatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga:
Namun, menurut ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, penurunan tersebut tidak akan memberikan dampak multiplier yang besar disaat Bank justru tidak menurunkan besaran suku bunga pinjamannya. “Ini kan masalah disisi lainnya. Karena perbankan kita saat ini tengah berhadapan dengan masalah NPL yang membuat ruang gerak Bank kita menjadi terbatas dalam berekspansi,†katanya Rabu (26/10).
Ada problematika saat ini. Yakni bunga turun, NPL naik, perekonomian global melambat yang berujung pemulihan daya beli tidak akan merespon secara instan kebijakan penurunan bunga acuan tersebut. Ditambah lagi bank akan hati-hati dalam menyalurkan kreditnya.
“Untuk Sumut sendiri masalahnya juga tidak jauh berbeda. Bahkan kalau saya boleh menilai lebih ruwet. Sumut banyak bergantung pada harga komoditas yang terus turun. Disaat harga komoditas melemah, sektor rill akan memperlambat penyerapan pembiayaan, potensi kredit macetnya besar. Harga komoditas yang masih rendah akan membuat pengusaha enggan menyerap kredit,” katanya.
Bunga acuan yang turun dari posisi 5% menjadi 4.75% juga belum tentu akan direspon secepat itu oleh perbankan untuk menurunkan bunga. Dengan bunga yang murah saja belum tentu aktifitas ekonomi akan menggeliat. Dan jika ditambah dengan respon yang lambat pada kebijakan penyesuaian bunga pinjaman oleh Bank.
“Maka kesimpulannya adalah Sumut masih akan tetap bergantung kepada harga komoditas. Dan tertolong oleh belanja pemerintah di infrastruktur. Tapi SUMUT belum akan langsung merespon cepat dengan laju pertumbuhan ekonomi di atas 5.3% di akhir tahun 2016 ini. Setidaknya hingga akhir tahun dampak penurunan bunga acuan kita belum akan dirasakan manfaatnya di wilayah ini,” ujarnya.
Perbankan masih akan berkutat pada penyelesaian NPL. Ekspansi masiah akan sangat terbatas. Iklim investasi belum akan pulih dengan segera. Namun kebijakan menurunkan bunga cuan baru mulai akan dirasakan nanti di semester I tahun 2017 mendatang. “Jadi jangan berharap banyak dulu akan ada perbaikan yang signifikan jika bersandar pada bunga acuan saja,” pungkasnya. (W04/Editor : Nisa Lubis)
Pemkab Solok Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
kota
Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026 di Hadiri Bupati Solok
kota
Langkat sumut24.co Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhad
News
Kelangkaan BBM Sumut Diduga Hasil Permainan Internal, LBH Betul Betul Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Fraud dan Copot Pimpinan PertaminaBPH
kota
Jual Rokok Tanpa Pita Cukai Berujung Proses Hukum, Polres Padang Lawas Sita Berbagai Merek Ilegal
kota
Kapolres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama Lewat Program Polsumat di GKPA, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas Bersama
kota
Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Batangtoru Temukan Dugaan Alat Isap Sabu di Muara Batangtoru
kota
Polisi Sahabat Umat! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky Gelar Edukasi Kamtibmas di Masjid Raya AlAbror
kota
Dibekuk Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Tengah Malam! Pengedar Sabu di Pijarkoling Simpan Barang Bukti 23,84 Gram
kota
Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto Perkuat Sinergi dengan Kajari Sibuhuan, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan
kota