SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Baca Juga:
Guna memberikan masa depan yang cemerlang bagi para pelaku UMKM di Kota Medan, khususnya yang terdampak pandemi Covid-19, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak para pelaku UMKM untuk berkembang dengan  mengikuti trend zaman, salah satunya melalui digitalisasi. Melalui digitalisasi ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat memasarkan produknya sehingga lebih banyak dikenal orang.
“Kami ingin agar para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 dapat bangkit dan memiliki masa depan yang cemerlang, salah satunya melalui digitalisasi. Para pelaku UMKM ini  dapat belajar agar dapat berkembang menggunakan digitalisasi,†kata Bobby Nasution beberapa hari lalu.
Langkah Bobby Nasution yang menginginkan agar para pelaku UMKM dapat bangkit dan memiliki masa depan yang cemerlang mendapat  dukungan dari akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara Wahyu Ario Pratomo. Dalam masa pandemi Covid-19, kata Wahyu, aktivitas ekonomi melalui tatap muka secara langsung terpaksa harus dibatasi untuk menghindari penyebaran kasus Covid-19. Oleh karenanya ia menilai metode transaksi yang paling sesuai di masa  pandemi Covid-19 saat  melalui digitalisasi.
“Dengan digitalisasi, transaksi dapat dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung. Di bawah kepemimpinan Bobby Nasution ini, saya melihat pelaku UMKM memiliki masa depan yang cemerlang melalui digitalisasi. Jika digitalisasi berhasil diterapkan, maka masa depan UMKM Kota Medan akan lebih baik,†ungkap Wahyu optimis.
Dijelaskan Wahyu, digitalisasi pemasaran produk sudah tidak lagi dapat dihindari. Jika penjualan barang hanya dilakukan konvensional, khususnya pada saat pandemi seperti ini akan menemui sejumlah hambatan, khususnya omset yang semakin turun. Dikatakannya, pemanfaatan teknologi informasi yang semakin maju sangat penting untuk memperluas metode pemasaran dan keterjangkauan pemasaran barang.
Jika menjual secara konvensional, maka pasarnya terbatas di lokal saja. Namun dengan pemasaran secara digital, tentunya pasar akan lebih luas lagi. Langkah yang diambil Wali Kota Medan untuk Go Digitalisasi bagi UMKM menjadi langkah yang paling strategis dan inovatif untuk membuka pasar UMKM Kota Medan lebih luas di saat Pandemi Covid-19.
Untuk itu, imbuh Wahyu, perlu ditempuh langkah-langkah yang konkrit dalam mendukung kemauan dan kemampuan UMKM dalam mengadopsi metode pemasaran digital. Sebab, digitalisasi UMKM menjadi langkah yang paling tepat dalam mengembangkan UMKM saat ini dan ke depan. Mau tidak mau, UMKM harus berubah,” ungkapnya.
Selanjutnya, Wahyu menambahkan, inovasi harus terus dilakukan untuk dapat bertahan di dunia bisnis. Teknik pemasaran secara konvensional tidak dapat diandalkan jika tidak digabung dengan teknik pemasaran secara digital.Oleh karenanya, ungkapnya, gagasan Bobby Nasution  untuk digitalisasi UMKM harus ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk menyusun program dan kegiatan yang tepat.
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
News
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Terluka
News
HUT ke67, MPC PP Kota Medan Gelar Turnamen Padel Hadirkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Kota
Berbagi Masker Disekolah,PT DNS Kebun Nagagar Peduli Kesehatan Peserta Didik
News
Polres Tapsel Ungkap Hasil OSN 2026! 8 Kasus Narkoba dan Sita 21 Kg Ganja Dibongkar
News
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA DEFORESTASI DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
Profil
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENIPUAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
Profil
sumut24.co MEDAN, Prof Dr MuryantoAmin S.Sos., M.Si yang juga Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim se
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris gratis. Aparat kewilayahan yang
kota
sumut24.co MedanBantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengembalian uang rakyat kepada
kota