KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Medan I Sumut24.CO Mulai 1 Februri 2022, Doddy Zulverdi resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara, yang sebelumnya di pimpin oleh Soekowardojo. Sedangkan Soekowardojo, resmi bertugas sebagai Staf Ahli di Bank Indonesia Pusat sekaligus dalam rangka memasuki masa pensiun pada 1 Maret 2022. Hal itu disampaikan Soekowardojo saat berlangsung Bincang-Bincang Media (BBM) bulan Januari dengan wartawan baik secara ofline maupun online, Senin (31/1/2022).
Baca Juga:
Dalam paparannya, Soekowardojo merasa optimis Bank Indonesia Sumatera Utara semakin maju dibawah kepemimpinan Doddy Zulverdi. “Beliau (Doddy Zulverdi,red) sudah berpengalaman. Saya tidak meragukan, apalagi pak Doddy reputasi dan pengalamannya di pasar uang dan internasional,†ujar Soekowardojo.
Masih dikatakan Soeko, Pak Doddy Zulverdi merupakan sosok yang dikenal sudah malang melintang di Jakarta (BI Pusat). Bahkan Doddy Zulverdi sedang memimpin perwakilan Bank Indonesia di G20 (di G20 BI bersama Kementerian Keuangan RI).
“Jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mau mengeluarkan obligasi, ini bidangnya beliau. Sebab, kalau pemerintah mau keluarkan obligasi itu pertanyaannya selalu ke Bank Indonesia, Bank Indonesia yang tahu kondisi marketnya,†ujar Soekowardojo.
Selain memperkenalkan Kepala Perwakilan BI Sumut yang baru, Soekowardojo juga menyebut nama lainnya yakni Aska Subhan menempati posisi sebagai Kepala Perwakilan Sistem Pembayaran BI Sumut. “Pak Aska Subhan dipromosikan ke Sumut, Selamat Bergabung Pak. Sebelumnya merupakan Kepala BI Malang,†ungkapnya.
Doddy Zulverdi: Inflasi Sumut Sebesar 2-4 Persen Bank Indonesia (BI) memprediksi besaran inflasi di Sumatera Utara pada 2022 diperkirakan masih dalam rentang sasaran nasional yang sebesar 3 persen plus minus satu persen atau 2-4 persen.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Doddy Zulverdi di Medan, Selasa, mengatakan, prediksi inflasi di 2022 hampir sama dengan prakiraan untuk di tahun lalu (2021). Masih sebut Dody Zulverdi, Inflasi masih didorong oleh meningkatnya pendapatan masyarakat seiring dengan pemulihan ekonomi yang didukung pencapaian program vaksinasi yang cukup bagus.
Kemudian adanya pengurangan sejumlah insentif/diskon tarif pemerintah, dan masih berlanjutnya bantuan sosial pemulihan ekonomi nasional. Masih adanya perbaikan kondisi lapangan kerja, kenaikan cukai rokok, kenaikan harga elpiji non-subsidi, dan potensi pengurangan insentif tarif listrik pada tahun 2022.
“Inflasi juga didorong meningkatnya harga tiket angkutan udara sebagai dampak pelonggaran mobilitas dan meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan wisata,” katanya.
Penyaluran insentif fiskal juga berpotensi mendorong kenaikan permintaan masyarakat. Ada pun faktor penahan inflasi, katanya, harga komoditas volatile food yang relatif terkendali dibandingkan tahun sebelumnya karena adanya peningkatan produksi pangan utama dan hortikultura.
Kemudian semakin pulihnya rantai pasokan seiring dengan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara nasional. “TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Sumut berupaya meningkatkan koordinasi untuk meningkatkan pengawasan agar harga bisa dikendalikan,”katanya. BI berharap inflasi bisa dikendalikan sehingga pertumbuhan ekonomi yang diprediksi meningkat pada 2022 atau pada kisaran 4,7-5,5 persen bisa terwujud.
Karir Doddy Zulverdi Terus Melejit Doddy Zulverdi dilantik menjadi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara. Mantan Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia ini menggantikan posisi Soekowardojo yang telah memasuki masa pensiun. Pelantikan Doddy dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersamaan dengan pelantikan 38 pejabat lainnya secara virtual, Selasa (18/1/2021) lalu. Dihimpun dari berbagai sumber, Doddy merupakan lelaki kelahiran Bandung, 10 September 1969. Doddy merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran pada 1991.
Dia menempuh pendidikan di jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Doddy melanjutkan pendidikannya di Columbia University Economics Policy Management Amerika Serikat. Dia berhasil meraih gelar Master pada 1997 silam.
Karir Doddy di Bank Indonesia berawal dari 1993. Kala itu, Doddy bertugas sebagai staf di Departemen Sumber Daya Manusia Bank Indonesia. Sejak saat itu, karir Doddy terus melejit. Dia pernah menjabat sebagai Asisten Peneliti Ekonomi Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Pada 1998, lalu Peneliti Ekonomi Junior Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter kurun 1998-2001, kemudian Analis Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2001-2002 dan Analis Senior Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2002-2003.
Tak hanya itu, Doddy juga pernah menjabat sebagai Peneliti Ekonomi Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2003-2004, lalu Peneliti Ekonomi Senior Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2004-2005, Deputi Kepala Bagian Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter dan Special Appointee IMF periode 2005-2006, kemudian Kepala Bagian Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2006, Peneliti Ekonomi Madya Senior Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2006-2010.
Doddy juga sempat menjabat sebagai Kepala Biro Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2010-2012, Kepala Grup Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter periode 2012-2015, Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2015, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter periode 2015-2018 dan setelah menjabat Kepala Departemen Internasional. (red)
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota